Sabtu, 11 Juli 2020 | 17:23 WIB

TP4 Klarifikasi 4M di Mukernas 2019

Hari ke 2, tanggal 15 Mei 2019, Mukernas GPdI di Malang, diadakan acara klarifikasi tentang isu yang ramai beredar baik di Media Sosial, maupun dikalangan hamba Tuhan.

Tentang isu investasi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas Elpiji (SPBE) sebesar 4M di Nusa Tenggara Barat, ketua umum Majelis Pusat (MP) GPdI menerangkan dengan runut sebagai berikut:

  1. Karena MP tidak boleh melakukan kerja sama denga suatu perusahaan, maka dibentuklah yayasan yang diketuai oleh Pdt. Noch Mandey dan sekretaris adalah Pdt. Wempy Kumendong, sedangkan pembina yayasan adalah Pdt. Johnny W Weol, dan ada beberapa orang lainnya sebagai pengurus. Yayasan ini di notarialkan.
  2. Yayasan yang dibentuk itu, bekerja sama dengan perusahaannya bapak Rudy Thomas, jemaat GPdI, dimana Pdt. Wempy Kumendong kenal baik, karena Pdt. Wempy pernah ke Israel dibiayai Pak Rudy Thomas.
  3. Menurut rencana, bulan Agustus – September 2018, SPBE sudah launching, tapi pada bulan Juni 2018 terjadi gempa bumi. Tatakan tangki sudah siap, sedangkan Tangki sudah siap di Surabaya. Tetapi karena masih terjadi gempa susulan, maka Pertamina melarang untuk melanjutkan pekerjaan.
  4. Sementara menunggu ijin melanjutkan dari Pertamina, di media sosial ramai membicarakan tentang 4M ini. Dilandasi dengan etiket baik dari keluarga pak Rudy Thomas, maka pada akhir bulan Nopember 2018, beliau menyetujui untuk mengembalikan dana 4M, dan pada tanggal 13 Desember 2019 dana sudah kembali ke Bendahara Umum Pdt. Noch Mandey.
  5. Orang bertanya, mengapa tidak ada bunganya, yang mana kalau dihitung sekitar 10 bulan, bisa memperoleh bunga Rp220 juta.
  6. Johnny W Weol mengatakan:
    a. Ini pernyertaan modal, bukan di depositokan. Dalam suatu penyertaan modal, dana baru bisa kembali setelah proyek berjalan.
    b. Gereja yang dibangun berjumlah 48 buah, malah bertambah 5 gereja. Anggap saja 48 gereja x Rp40 juta = 1,92 M yang merupakan bukan dana MP.

Nampaknya Pdt. Johnny W Weol ingin menyampaikan pesan, kalau dibandingkan dengan bunga bank, maka dana yang diperoleh dari team independent pembangunan gereja lebih besar dari nominal bunga yang ditanya.

Tentang 4M sebenarnya sdh di jelaskan via web MP http://gpdi.or.id silakan di search disana. Silakan klik beberapa link ini: 

https://gpdi.or.id/detailpost/ketum-tentang-4m-yang-dikembalikan 

https://gpdi.or.id/detailpost/ketum-terlambatnya-pembangunan-spbe-di-lombok 

https://gpdi.or.id/detailpost/sekilas-tentang-4m

https://gpdi.or.id/detailpost/penjelasan-ketum-mp-gpdi-tentang-investasi-4m 

https://gpdi.or.id/detailpost/pertemuan-mp-md-tgl-13-peb-2018 

Pertanyaan tentang investasi 4M yang diduga bukan keputusan pleno MP, di acara tersebut pun turut diklarifikasi oleh Pdt. Yos Minandar anggota MP, bahwa keputusan investasi adalah hasil pleno MP. (DS)

Untuk melihat Video klarifikasi, silakan klik logo dibawah ini:

----------------------------