Minggu, 21 Juli 2019 | 05:17 WIB

Tentang d Kecil dan Kata Pantekosta

MD DKI jakarta mempunyai kebiasaan mengadakan bidston hamba Tuhan yang diselenggarakan    setiap Senin pertama di awal bulan. Sedangkan tempat yang dipakai bergantian. Pdt. Dr. (HC) A.H Mandey memberikan sambutan sebagai tuan rumah pada tanggal 3 Juni 2019.

Salah satu topik yang beliau sampaikan adalah tentang “Mengapa GPdI tetap memakai kata Pantekosta dan tetap memakai d dengan huruf kecil”.

Untuk pemakaian kata Pantekosta, beliau mengatakan karena ketika pertama kali aliran Pantekosta masuk ke Indonesia pada tahun 1921, kata yang dipakai adalah “Pantekosta”. Alkitab bahasa Indonesia pada saat itupun, menulis kata “Pantekosta”.

Kata “Pentakosta” yang tertulis di alkitab sekarang ini merupakan perubahan dari kata Pantekosta tersebut.

Juga dengan pemakaian kata “d” dengan huruf kecil. Awalnya adalah untuk menunjukkan kata “di Indonesia”, dalam bahasa Belanda ditulis dengan “d” kecil.

Terlampir 2 buah video, Silakan klik logo dibawah ini: