Rabu, 13 November 2019 | 04:38 WIB

Sejarah Singkat GPdI Bethesda Makassar

Sejarah singkat lokasi gedung gereja GPdI Bethesda Makassar.

Pada thn 1946 tepatnya tgl 11 Desember waktu itu terjadi kekacauan karena
Raymond Pierre Paul Westerling mengadakan penangkapan serta pembunuhan terhadap pejuang kemerdekaan RI di Kota Makassar.

Dalam situasi kacau beberapa pemuda pejuang menyelamatkan di ke beberapa tempat diantaranya ada 2 orang pejuang yang bersembunyi dan di sembunyikan oleh Pdt.Efraim Lesnussa (gembala GPdI) yang pada saat itu bertempat di Jln. G. Bawakaraeng ( Jln. Maros waktu itu ) tepatnya di belakang Restoran Bambooden sekarang jadi kantor dari PT UVRI.
Kedua orang pejuang tersebut di sembunyikan oleh Pdt.Efraim Lesnussa selama 3 hari dan 3 malam dan dalam kesempatan itu beberapa kali petugas militer Belanda masuk ke tempat ibadah dan mencari ke 2 orang pejuang itu dan tidak pernah menemukannya,karena ke 2 pejuang itu di sembunyikan dalam kolam tempat pembaptisan yang saat itu di kosongkan tidak ada airnya dan pada saat 3 hari itu petugas selalu mengamat amati gereja GPdI saat itu, dan saat para petugas itu tinggalkan tempat pemantauannya Pdt. Efraim Lesnussa melepas ke 2 pejuang itu untuk segera menyelamatkan diri ke kab Maros.

Setelah keadaan Sulawesi Selatan semakin aman, maka tanpa di duga ternayata thn 1953 seorang dari 2 pejuang itu menjadi Gubernur Sulawesi Selatan, dan karena beliau tidak lupa akan Pdt. Efraim Lesnussa maka saat itu lokasi Jln. Gunung Merapi no 184 adalah tempat penampungan aspal sarta tempat kereta mayat itu di berikan oleh Gubernur untuk di jadikan rumah ibadah atau Gereja Pantekosta di Indonesia.

Dengan berjalannya waktu situasi Sulawesi Selatan semakin aman maka saudara saudara umat Kristen yang ada di Toraja mulai berdatangan ke kota Makassar sehingga gedung gereja semakin padat dan tidak dapat menampung warga jemaatnya.

Tanpa diduga ternyata thn 1956 Gubernur Sulawesi Selatan dijabat oleh Bapak Lanto Daeng Pasewang dan beliau ternyata pejuang ke dua yang di sembunyikan oleh Pdt. Efraim Lesnussa.

Karena makin banyak jemaat GPdI saat itu maka Gubernur Sulawesi Selatan dalam hal ini Bapak Lanto Daeng Pasewang memberikan lokasi yang ada di depan Gereja, saat itu adalah lapangan basket orang Tionghoa untuk di bangun gedung Gereja yang lebih besar untuk dapat menampung jemaat yang bertambah banyak. Itulah lokasi gereja kita sekarang ini , GPdI Bethesda jln Gunung Merapi no 169 Makassar.

Itulah sedikit sejarah keberadaan gedung Gereja Pantekosta di Indonesia jemaat Bethesda Makassar, Jln. Gunung Merapi no 169 Makassar 90114. (Sumber: Pdt. Efrayim Da Costa)