Pemilihan Ketua Umum MP & MPR GPdI 2022-2027

Pemilihan Ketua Umum MP & MPR GPdI 2022-2027

Sidang Paripurna IV dibuka oleh Majelis Pusat dengan pertama-tama Panitia Nominasi menyerahkan hasil penjaringan calon Ketua Umum Majelis Pusat dan calon Ketua Majelis Pertimbangan Rohani untuk diserahkan kepada Panitia Pemilihan.


Acara dilanjutkan dengan pembacaan SK Majelis Pusat no. 03/MP/Pan Pemilihan/Mubes/III-2022 tentang Panitia Pemilihan Mubes XXXIV GPdI 2022.
Terpilih Pdt. Dr. Elion Numberi, M.Th. sebagai Ketua Panitia Pemilihan dengan sekretaris Bp. Franky Nelwan dan beranggotakan 13 orang, tampil ke depan dan langsung dilantik oleh Ketua Umum beserta jajaran pengurus Majelis Pusat GPdI 2017-2022.


Ketum MP 2017-2022 menyerahkan SK Pengangkatan
Kemudian Ketua Umum MP 2017-2022 menyerahkan SK Pengangkatan Panitia Pemilihan, inventaris MP, buku tabungan dan palu kepada Panitia Pemilihan dan dengan demikian Majelis Pusat dan Majelis Pertimbangan Rohani GPdI periode kerja 2017-2022 dinyatakan demisioner.

 
Pada tanggal 16 Maret 2022 pukul 22.19 WIB Rapat Pemilihan Ketua Umum MP dan Ketua MPR GPdI dinyatakan dibuka dengan ditandai ketuk palu tiga kali oleh Ketua Panitia Pemilihan, dilanjutkan dengan pembacaan AD/ART dan Surat Keputusan terkait pemilihan yaitu tata cara pemilihan, mekanisme pemilihan, mekanisme perhitungan surat suara, dan penyelesaian perselisihan.

 
Urutan kelompok pemilih disusun sebagai berikut: Majelis Pusat demisioner, Majelis Pertimbangan Rohani demisioner, Majelis-majelis Daerah, Sekolah Alkitab/Sekolah Tinggi Theologia, terakhir utusan luar negeri. Dibacakan Lampiran Surat Keputusan Majelis Pusat GPdI no.04/MP/Peserta Pemilih/Mubes/III-2022 tentang Peserta Pemilih Mubes XXXIV GPdI 2022:
1. Sumatera Utara, 77
2. Sumatera Barat, 11
3. Riau, 19
4. Kepulauan Riau, 13
5. Jambi, 11
6. Bangka Belitung, 12 
7. Sumatera Selatan, 16
8. Bengkulu, 11
9. Lampung, 20
10. DKI, 31
11. Banten, 19
12. Jawa Barat, 47
13. Jawa Timur, 63
14. Jawa Tengah, 48
15. DI Jogjakarta, 9
16. Kalimantan Tengah, 19
17. Kalimantan Timur, 29
18. Kalimantan Utara, 9
19. Kalimantan Selatan, 15
20. Kalimantan Barat, 26
21. Sulawesi Selatan, 19
22. Sulawesi Tenggara, 9
23. Sulawesi Barat, 13
24. Sulawesi Tengah, 37
25. Gorontalo, 9
26. Sulawesi Utara, 83
27. Bali, 11
28. NTB, 7
29. NTT, 25
30. Maluku, 11
31. Papua Barat, 20
32. Maluku Utara, 18
33. Papua, 40
34. Luar negeri, 28
35. SA/STA/STT, 49
36. MP dan MPR, 50
Jumlah pemilih keseluruhan adalah 934.

 
Kemudian atas permintaan 'floor' dibacakan SK Panitia Nominasi Mubes XXXIV GPdI no.08/PAN/NOM/3-2022 perihal Caketum MP dan MPR GPdI 2022 yang telah mengerucut kepada 2 calon Ketua Umum MP yang akan bertanding yaitu Pdt. Dr. Johnny W. Weol, M.M., M.Th. (DKI Jakarta) dengan 25 dukungan dari 37 MD GPdI se-Indonesia dan mancanegara, dan Pdt. Dr. Franky Rewah, M.Th., M.Pd. (Sulawesi Tengah) yang mendapat 24 dukungan dari 37 MD GPdI se-Indonesia dan mancanegara.

Sementara calon Ketua MPR ditetapkan oleh Majelis Pusat GPdI dan Ketua Umum MP GPdI pada akhirnya menunjuk Pdt. H.S. Gultom dan Pdt. D.G. Memah sebagai calon-calon yang akan memperebutkan jabatan Ketua MPR.

   
Pemanggilan saksi dari kedua pihak yang bertanding, baik saksi untuk kedua calon Ketua Umum MP (Pdt. Hanniel Jehoshua van der Krogt dan Pdt. Hanny Momongan) maupun saksi untuk kedua calon Ketua MPR (Pdt. Vinky Dacosta dan Pdt. Jemry Pottu) dilanjutkan dengan pemeriksaan dan penghitungan sekaligus pembubuhan stempel kertas suara.

    
Dan, proses pencoblosan pun dilaksanakan pada 17 Maret 2022 lk. Pk. 00.23, dimulai oleh mantan Majelis Pusat dan Majelis Pertimbangan Rohani.

Selanjutnya utusan dari Papua, Papua Barat, Sulawesi Utara, Jawa Timur, Sumatera Utara, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Tengah, Nusa Tenggara Timur, DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Riau, Banten, Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Maluku Utara, Bangka Belitung, Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Yogyakarta, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Gorontalo, Bali, NTB, Maluku, Luar negeri, SA/STA/STT.

Pencoblosan selesai pada lk. Pk. 02.10 dengan catatan dari 934 suara yang digunakan sejumlah 932 suara, selisih dua suara yang tidak digunakan adalah satu suara dari MPR dan satu suara dari utusan SA/STA/STT.

Kemudian acara dilanjutkan dengan pembacaan mekanisme penghitungan surat suara tercoblos oleh Sekretaris Panitia Pemilihan, dengan urutan sebagai berikut:
1. Panitia Pemilihan akan membuka kotak suara,
2. Menghitung keseluruhan jumlah surat suara,
3. Mengumumkan kesesuaian atau ketidaksesuaian jumlah surat suara dengan jumlah pemilih,
4. Jika ditemukan ada selisih kurang dari lima surat suara baik lebih atau kurang, disepakati agar penghitungan dilanjutkan. Namun jika selisih lebih dari lima maka akan dilakukan penghitungan ulang,
5. Pembacaan hasil pencoblosan surat suara disaksikan oleh saksi dari masing-masing calon,
6. Hasil penghitungan suara diumumkan kepada peserta Mubes,
7. Peraih suara terbanyak oleh Panitia Pemilihan ditetapkan sebagai Ketua Umum MP dan Ketua MPR melalui Surat Keputusan Panitia Pemilihan,
8. Ketua Umum MP dan Ketua MPR terpilih menyampaikan sambutan,
9. Panitia menutup Sidang Paripurna Pemilihan Ketua Umum MP dan Ketua MPR dan sidang untuk hari ini berakhir.




 
Surat suara tercoblos sudah dihitung dan jumlahnya genap, maka padasekitar pukul 03.45 penghitungan suara dimulai dari penghitungan suara Ketua MPR.
 
Penghitungan suara Ketua MPR berakhir sekitar pukul 05.10 dengan perolehan suara 472 untuk Pdt. HS. Gultom dan 455 untuk Pdt. DG. Memah, dengan suara rusak 5.
Sekitar pukul 05.20 penghitungan suara untuk Ketua Umum Majelis Pusat dimulai dan diantisipasi akan menjadi klimaks dari keseluruhan penyelenggaraan Mubes XXXIV GPdI 2002. Dan itu terbukti dengan begitu alotnya pertarungan yang terjadi. 
 
Sampai jumlah suara untuk masing-masing kandidat mencapai 100 suara, pertandingan tampak seimbang… tetapi kemudian Pdt. Franky Rewah konsisten unggul sampai angka suara 320-an… dan keduanya sempat mencapai perolehan suara yang sama di angka 333 suara lalu sempat sama lagi di angka 338.
 
Terjadi kejar-mengejar perolehan suara lagi di mana Pdt. Franky Rewah sempat unggul di 408-425… tetapi kemudian dikejar dan sama lagi di angka 451-451 bahkan sampai angka 458-458 dan 460-460!

 
Dalam satu drama pertarungan kejar-mengejar perolehan suara yang sangat menegangkan, akhirnya Pdt. Dr. Johnny W Weol berhasil mengungguli Pdt. Dr. Franky Rewah dengan selisih tipis 4 suara saja, 464-460. Perhitungan suara pemilihan Ketua Umum MP berakhir sekitar pukul 06.45 pagi pada 17 Maret 2022.
Maka calon Ketua Umum Pdt. Dr. Johnny W. Weol, M.M., M.Th. mendapatkan 465 suara sementara calon kedua Pdt. Dr. Franky Rewah, M.Th., M.Pd. mendapatkan 460 suara. Jumlah suara yang tidak sah adalah 8, sehingga total suara sesuai dengan jumlah pemilih yaitu 932.

Maka Ketua Panitia Pemilihan pun membacakan SK Panitia Pemilihan Ketua Umum Majelis Pusat dan Ketua Majelis Pertimbangan Rohani Mubes GPdI XXXIV no.02/Panitia Pemilihan/Mubes/3/2022 tentang penetapan Ketua Umum Majelis Pusat GPdI periode 2022-2027, yang memutuskan:
1. Pdt. Dr. Johnny W. Weol, M.M., M.Th. sebagai Ketua Umum Majelis Pusat GPdI periode 2022-2027.
2. Sesuai Anggaran Rumah Tangga GPdI pasal 13 butir 1d, Ketua Umum terpilih tersebut adalah juga sebagai formatur untuk menyusun Majelis Pusat GPdI 2022-2027 yang akan dilantik pada acara Mubes XXXIV ini.

Keputusan ini ditetapkan di Jakarta pada 17 Maret 2022 pk. 06.48 WIB.


Ketua Umum MP terpilih 2022-2027


Ketua MPR terpilih 2022-2027
Selanjutnya Ketua Umum MP Pdt. John Weol dan Ketua MPR Pdt. H.S. Gultom diberi kesempatan memberikan kata sambutan.

 
Acara ditutup dengan sambutan dari Pdt. Dr. Franky Rewah yang menyampaikan ucapan selamat dan sukses besar tidak saja kepada Ketua Umum MP terpilih tetapi juga kepada GPdI yang besar yang kita cintai bersama. (Pdt.T.Daniel, 17 Maret 2022)

 

Related Posts

Comments (1)

  • Maranata Lase

    Syukur kepada Tuhan karna kasih Nya yg besar... Sehingga pemilihan pengurus MP dan MPR periode 2022- 2027 Selamat kepada para pengurus yg baru mudah2 GPdI semakin maju kedepan nya. Dan Terimakasih kepada pengurus yg lama yg telah berjerih lelah selama 5 tahun ini. Mudah2 Tuhan membalaskan semua jerih lelah kalian. Harapan saya kepada pengurus yang baru agar kiranya lebih memperhatikan pelayanan gereja2 yg ada di pelosok2 negeri ini yg memang betul2 merindukan lawatan rohani... Tuhan Yesus Memberkati Syalom #harapanjemaatGpdi

    Reply

Leave a Comment