Sabtu, 7 Desember 2019 | 14:11 WIB

Kerajaan Israel dan Yehuda


-Pada masa Yerobeam, Israel terbagi menjadi 2 kerajaan, yaitu utara dan selatan. Bagian selatan ibukotanya Yerusalem.

-Yerobeam bin Nebat memberontak terhadap Rehabeam bin Salomo.

-10 suku + setengah suku Benyamin di bagian utara ikut Yerobeam, memisahkan diri, dirikan kerajaan baru (kemudian disebut kerajaan Utara/Israel), waktu itu ibu kotanya belum menetap.

-Di zaman Ahab, kerjaan Israel beribukota di Samaria.

-Suku Yehuda dan setengah suku Benyamin tetap loyal kepada dinasti Daud.

-Sebelum Samaria, Israel pernah beribukota di Sikhem, Tirza, dll. Makanya kerjaan selatan disebut kerajaan Yehuda.

-Mereka terpecah karena alasan geografis dan loyalitas sebagian ke Saul. Yehuda tetap beribukota du Yerusalem.

-Yang loyal ke Saul tetap membenci Dinasti Daud.

-Sejak zaman Yerobeam, Israel diarahkan secara nasional utk menyembah berhala.

-Yerobeam dirikan 2 patung anak lembu emas (seperti yg Harun buat di pdg gurun), satu di perbatasan paling utara israel (kota Dan), satunya lagi di bag paling selatan, perbatasan Israel-Yehuda.

-Tujuannya, supaya org Israel tidak lagi pergi ke Yerusalem utk beribadat.
-Karena nanti kalo sering ke Yerusalem, takutnya mereka terpengaruh utk unifikasi lg dgn Yehuda.

-Sejak saat itu Israel jadi penyembah berhala, apalagi SEMUA raja sesudah Yerobeam adalah raja2 yg jahat.

-Sampai akhirnya sekitar thn 700SM, Israel ditaklukkan Asyur.

-Yehuda fluktuatif dalam penyembahan kpd Tuhan.

-Ada saatnya mereka diperintah raja yg jahat, ada raja yg berkenan pd Tuhan, ada yg jahat berubah jadi baik tapi ada juga yg baik berubah jd jahat :)

-Di zaman Yosafat (Yehuda) dan Ahab (Israel), sempat ada penjajakan untuk ke arah "unifikasi" dengan cara menikahkan anak2 mereka.

-Tapi yg terjadi malah keturunan Yosafat hampir dimusnahkan oleh Atalya (anak Ahab) yang berniat menguasai Israel-Yehuda sepenuhnya.

-Setelah ditaklukan, raja Asyur menempatkan org2 dr berbagai bangsa di daerah Samaria yg kemudian kawin campur dengan Israel.

-Itu sebabnya org Yehuda tidak mau bertegur sapa dengan org Samaria (sampai di zaman Yesus).

-Yehuda masih bertahan sampai thn 606 SM, sebelum akhirnya ditaklukkan Babel.

-70 tahun kemudian (setelah ditaklukkan Babel), org Yehuda di pembuangan diizinkan pulang.

.-Mereka bangun Yerusalem dan Bait Allah lagi (di bawah pimpinan Zerubabel, kemudian diganti Nehemia, Ezra mengajarkan Taurat lagi).

-Disertai dengan pelayanan nabi2: Hagai, Zefanya, Zakharia, Maleakhi.

-400thn zaman gelap (Tuhan tidak berfirman) itu setelah pelayanan Maleakhi selesai. Pelayanan Maleakhi diperkirakan 408 SM.

-Di masa 400 thn itu, terjadi pergantian imperium dunia: Media-Persia ditaklukkan Makedonia (Yunani) yg dipimpin Alexander the Great.

-Pecahnya Makedonia jadi 4 setelah Alexander meninggal, sangat berpengaruh bagi Israel, karena di masa itulah Antiokhus Ephiphanes menyembelih babi dan mempersembahkannya di mezbah korban bakaran di Bait Allah.

-Dia memang ingin menajiskan Bait Allah dan memprovokasi Israel utk berontak.

-Sampai akhirnya Romawi bangkit dan menguasai 'dunia'.

-Di zaman Alexander the Great, Alkitab PL diterjemahkan oleh 70 ahli bahasa ke dalam bah Yunani.

-Bahasa Yunani menjadi bahasa Internasional (yg terus berlaku sampe zaman Paulus - makanya PB ditulis dalam bahasa Yunani).

-Ketika Romawi memerintah, terjadi pemberontakan2 Yehuda dibawah pimpinan keluarga Hasmonean (Makabe).

-Sampai akhirnya Herodes Agung diangkat jadi raja oleh Kaisar Agustus.

-Yesus lahir 4 SM.

-Samaria cenderung 'tenggelam', tapi tetap exist. (Sumber: Pdt. Standly Sampelan)