Senin, 25 Maret 2019 | 01:14 WIB

Kafiar: Apa Itu Yayasan Wahana Generasi Bintang

Pdt Kafiar menambahkan informasi yang perlu diketahui warga GPdI. Salah satunya tentang kabar kerja sama MP GPdI dengan yayasan Wahana Generasi Bintang (WGB)

“MOU dengan yayasan sudah ditanda tangani sekitar April tahun 2017. Sampai saat ini yayasan tersebut sudah mengucurkan bantuan untuk 5 lokasi sebanyak 2 tahap sesuai progress pembangunan, totalnya ada 3 dan 4 tahap melalui departemen Pembangunan Gedung Gereja Pedesaan Majelis Pusat, tidak melalui bendahara umum. Dari MP tetap akan membantu sebesar 20 juta untuk finishing touch,” kata Pdt. Stefanus Kafiar, ketua departemen Pembangunan Gedung Gereja Pedesaan MP.

*Update gedung yang sedang dibangun per awal Nop 2018, silakan klik https://gpdi.or.id/detailpost/ketum-update-pembangunan-gedung-gereja-pedesaan

“Berikut nama-nama Gereja yang dibantu oleh yayasan WGB:

1.GPdI Elohim - Bengkalis Riau - Pdt. Ranto Hutagaol - Total Bantuan : Rp. 57.000.000,- ;
4 x tahap Pengiriman; Tahap 1 : Rp. 15jt, Tahap 2 : Rp. 15jt ; Tahap 3 : Rp. 15jt ; Tahap 4 : Rp. 12jt

2.GPdI Betania - Melabok Barat SULUT - Pdt. Stevan Mokalu - Total Bantuan : Rp. 38.000.000,- ;
3x tahap pengiriman; Tahap 1 : Rp. 13jt ; Tahap 2 : Rp. 13jt ; Tahap 3 : Rp. 12jt

3.GPdI Karmel - Desa Pelita SULUT - Pdt. Robert Sinubu - Total Bantuan : Rp. 50.000.000,- ;
4x tahap pengiriman; Tahap 1 : Rp. 15jt ; Tahap 2 : Rp. 15jt ; Tahap 3 : Rp. 15jt; Tahap 4 : Rp. 5jt

4.GPdI El Shaddai - Buroko SULUT - Pdt. Bonny Kasenda - Total Bantuan : Rp. 44.000.000,- ;
4x tahap pengiriman; Tahap 1 : Rp. 11jt ; Tahap 2 : Rp. 11jt ; Tahap 3 : Rp. 11jt ; Tahap 4 : Rp. 11jt

5.PdI Gloria Harapan - Desa Harapan Gorontalo - Pdt. Stanley Sepang - Total Bantuan : Rp. 47.000.000,- ;
4x tahap pengiriman; Tahap 1 : Rp. 12jt ; Tahap 2 : Rp. 12jt ; Tahap 3 : Rp. 12jt ; Tahap 4 : Rp. 11jt

Bantuan dari yayasan ini tidak berhenti di 5 lokasi. Awal Januari 2019 akan menyalurkan di 6 lokasi, dimana 3 gereja berada di Palu dan 3 gereja di Maluku Utara. Tadi saya meeting dengan ketua yayasan ini. Beliau tergerak membantu karena melihat figur ketum, sudah tentu dengan visi misi dan program kerjanya. Bantuan ini akan terus bertambah sampai ke 33 Majelis Daerah,” tambah pak Kafiar bersemangat.

Lalu apa syaratnya untuk memperoleh bantuan dari yayasan ini, apakah prosesnya berbelit-belit?
“Menurut pandangan orang lain berbelit-belit, menurut saya yang mengerjakannya, yang terjun ke lokasi, prosesnya tidak berbelit-belit. Syaratnya adalah:
1. Surat yang menerangkan bahwa tanah itu milik GPdI, bukan atas nama perorangan. Syarat ini tidak sulit, surat ini bisa dibuat oleh kepala suku setempat, semacam surat keterangan.
2. Minimal ada 15 jiwa termasuk anak-anak.
3. Gembala yang belum punya tempat beribadah, mengajukan permohonan kepada Majelis Wilayah, diteruskan kepada Majelis Daerah. Nanti Majelis Daerah mengajukan kepada MP, ditujukan kepada saya. Itulah syarat-syaratnya,” ucap pak Kafiar.

Selanjutnya, berapa gereja yg masih perlu dibangun dari nol?. Apakah ada bantuan utk renovasi gedung gereja?
“Begini, saat ini MP perioritaskan kepada 500 gereja yang masih perlu dibangun, maksimal ukuran bangunan adalah 7m x 15m. Mereka tidak punya tempat untuk beribadah, sedangkan bangunan yang perlu perbaikan, dianggap masih mampu mengadakan ibadah, dimohon dipakai saja dulu bangunan tersebut. (Jakarta, 10 Des 2018)

*Artikel terkait, silakan klik:
https://gpdi.or.id/detailpost/kafiar-alasan-ketum-ikut-ke-lokasi-gereja-perintisan

*Keterangan foto cover: Penandatanganan MOU antara MP GPdI dan yayasan WGB, sekitar April 2017. Ketum didampingi oleh Pdt Yohanes Bale dan Pdt Hendrik Suangga.