Kamis, 9 April 2020 | 11:47 WIB

Gratis Utk Guru Sek Minggu, Alat Peraga Tulisan Di Dinding

TULISAN DI DINDING

Daniel pasal 5 menceritakan kejatuhan Kerajaan Babel, di mana penguasa pada saat itu adalah Raja Belsyazar.. Orang Israel berada di sana sebagai buangan.

Belsyazar adalah anak tertua Raja Nabonidus, dipercaya memerintah saat Nabonidus meninggalkan kerajaan selama hampir 10 tahun di gurun Arabia. Belsyazar memimpin kerajaan ketika ayahnya tidak ada, tetapi dia tidak pernah disebut sebagai raja.

Daniel 5:2 tertulis Belsyazar adalah anak Nebukadnezar, yang bisa menimbulkan kesan seolah-olah Belsyazar memerintah sebagai pengganti Nebukadnezar. Padahal ada rentang waktu yang cukup besar antara masa pemerintahan Nebukadnezar dengan kejatuhan Babel.

Kesan hubungan ayah dan anak antara Nebukadnezar dan Belsyazar dalam bagian ini sebaiknya tidak menjadi masalah berdasarkan asumsi bahwa istilah ayah-anak tidak melulu merujuk pada sebuah relasi biologis. Seow menegaskan bahwa dalam bahasa Semitis, sebutan ayah bukan melulu menyangkut hubungan biologis atau pengangkatan menjadi anak, tetapi bisa juga menyangkut leluhur atau nenek moyang, juga untuk menyebut pengganti atau anggota dari sebuah kelompok.

Menurut Jamieson Fausset and Brown Commentary untuk Daniel 5:2 :
whiles he tasted the wine — While under the effects of wine, men will do what they dare not do when sober.
his father Nebuchadnezzar — that is, his forefather. So “Jesus ... the son of David, the son of Abraham” (Mat_1:1). Daniel does not say that the other kings mentioned in other writers did not reign between Belshazzar and Nebuchadnezzar, namely, Evil-merodach (Jer_52:31), Neriglissar, his brother-in-law, and Laborasoarchod (nine months).

Berosus makes Nabonidus, the last king, to have been one of the people, raised to the throne by an insurrection. As the inscriptions show that Belshazzar was distinct from, and joint king with, him, this is not at variance with Daniel, whose statement that Belshazzar was son (grandson) of Nebuchadnezzar is corroborated by Jeremiah (Jer_27:7).

Their joint, yet independent, testimony, as contemporaries, and having the best means of information, is more trustworthy than any of the heathen historians, if there were a discrepancy. Evil-merodach, son of Nebuchadnezzar (according to Berosus), reigned but a short time (one or two years), having, in consequence of his bad government, been dethroned by a plot of Neriglissar, his sister’s husband; hence Daniel does not mention him.

At the elevation of Nabonidus as supreme king, Belshazzar, the grandson of Nebuchadnezzar, was doubtless suffered to be subordinate king and successor, in order to conciliate the legitimate party. Thus the seeming discrepancy becomes a confirmation of genuineness when cleared up, for the real harmony must have been undesigned.

wives ... concubines — not usually present at feasts in the East, where women of the harem are kept in strict seclusion. Hence Vashti’s refusal to appear at Ahasuerus’ feast (Est_1:9-12). But the Babylonian court, in its reckless excesses, seems not to have been so strict as the Persian. Xenophon [Cyropaedia, 5.2, 28] confirms Daniel, representing a feast of Belshazzar where the concubines are present. At the beginning “the lords” (Dan_5:1), for whom the feast was made, alone seem to have been present; but as the revelry advanced, the women were introduced. Two classes of them are mentioned, those to whom belonged the privileges of “wives,” and those strictly concubines (2Sa_5:13; 1Ki_11:3; Son_6:8).

 Pokok utama yang dikemukakan dalam Daniel 5 adalah tindakan Belsyazar di sela-sela kemeriahan perjamuan besar yang digelarnya di hadapan seribu orang pembesarnya. Beberapa penafsir mengidentifiasi perjamuan ini sebagai festival keagamaan yang merupakan pesta tahunan di Babel.

Dalam kemabukan anggur Belsyazar memerintahkan orang untuk mengambil perkakas emas dan perak yang telah diambil oleh Nebukadnezar dari Yerusalem (1:2). Belsyazar dengan sengaja melakukan sebuah tindakan yang menghujat Allah. Dengan kekuasaan yang dimilikinya, Belsyazar menggunakan perkakas dari emas dan perak -yang biasanya dipakai dalam Bait Suci untuk kegiatan peribadatan kepada TUHAN, untuk minum anggur bersama tamu, istri-istri serta selirnya. Bahkan jamuan itu ditujukan untuk menyembah dewa yang terbuat dari emas, perak, tembaga, besi, kayu dan batu.
Karena itu dalam murka Allah melenyapkan raja Belsyazar bersama kerajaannya pada malam itu juga.

 >Silakan Download Alat peraga dalam format Power Point + Contoh Aktivitas + Patron Aktivitas, bisa di unduh pakai HP, Tab, Iphone, Ipad, Laptop, silakan klik:

 >Panduan Cara Mendownload:

>Contoh Aktivitas, utk mendownload, silakan klik gambar dibawah ini:

-------------------------