Dalam Negeri
Liputan Musda Jatim PDF Print E-mail

ImageImageImageImageImageImageMalang, Hari Pertama. Selasa 18 Sept. 2010

Perhelatan besar Gereja Pantekosta di Indonesia propinsi Jawa Timur untuk memilih pemimpin baru, pada tahun ini diadakan di kota Malang. Selama 2 hari para pemimpin2 gereja yang datang dari seluruh penjuru Jawa Timur, ada di kota Malang ini untuk mengsukseskan Musyawarah Daerah yang dihelat setiap 5 tahun sekali. Acara ini diselenggarakan di GPdI Lembah Dieng, dengan ketua panitia Pdt Adi Sujaka, M.Th dan Pdt Dr. Simon Kostoro sebagai koordinator pelaksana.

Image

Opening Ceremony

Tepat pukul 15.00 WIB, Opening Ceremony dimulai, dibuka oleh Pdt. Noch Mandey, M.Th, selaku sekretaris MD Jatim dan panitia Musda Jatim, selanjutnya dipimpin oleh pembawa acara, ibu Pdt. Amelia Lena. Setelah doa pembukaan oleh Pdt. Danny Roemokoij, M.Min, hadirin dipandu oleh Ibu Yosua Lisana M.Pdk , menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya”. Acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat Alkitab; Efesus 1:18-23 “ Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya: betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus, dan betapa hebat kuasa-Nya bagi kita yang percaya, sesuai dengan kekuatan kuasa-Nya….” dibacakan oleh Pdt. Mance Maniku.

Sambutan pertama, dari ketua panitia yaitu Pdt Adi Sujaka, menerangkan bahwa atas kerjasama semua pihak, acara ini sudah dipersiapkan secara maksimal dan mengajak semua hadirin dengan semangat Pantekosta, dengan Api Pantekosta yang berkobar-kobar, untuk sukseskan Musda Jatim ini. Selanjutnya sambutan dari ketua MD Jatim yang masih menjabat, Pdt. Hendrik Runtukahu. Diawali dengan salam khas “Haleluuuuuuuyah….!” Ucapan terimakasih kepada gembala GPdI Dieng, Pdt. Yusak Chong, yg sudah berkenan menyediakan tempat dan jemaat2 yg terlibat dalam kepanitiaan. Kemudian juga mengajak seluruh hamba2 Tuhan GPdI Jatim supaya semangat Pantekostanya tetap menyala-nyala. Kobarkan terus Api Pantekosta. Walaupun beberapa waktu menjelang Musda, suhu politik agak naik, dengan beberapa “kampanye” kiranya tidak mengesampingkan Api Pantekosta. Jangan sampai ada api lain, Api Pantekosta harus mengusir, menghalau api perpecahan. Om Hendrik katakan, beliau lengser dengan berbesar hati, “Torang samua basudara, Ingat Mazmur 133; Tulus, Jujur dan Suka Damai. Halelluuuuuuuuuyah!”

Sambutan dari Pemerintah kota Malang, diwakili oleh Bpk. Drs. J. Hartono (staf Ahli Bidang Pembangunan Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia), dengan salam Arema (Arek Malang): “Salam Satu Jiwa”, hadirin diminta untuk merespon dengan jawaban “Gereja!”, mengutip tema Musda “Mengobarkan Api Pantekosta menuju kesempurnaan Gereja” (2Timotius 1:6-7) dan sub tema Musda “Meningkatkan Kesaksian dan peran aktif Gereja bagi kesejahteraan Bangsa (Yeremia 29:7)” dan mengucapkan selamat melaksanakan Musda Jatim.

Sambutan dari Bimas Kristen Jawa Timur, Bpk. Yunus Doloe SPak, MM., menyampaikan kalau warga GPdI terbesar se-Asia Tenggara, dengan warna Injili sudah menjadi garam ditengah-tengah dunia. Hamba2 Tuhan hendaknya memperlengkapi diri dengan keterampilan, kecakapan, kesehatian, kesungguhan dan tanggung jawab pada tugas yang dipercayakan Tuhan.

Sambutan terakhir tetapi tetap penting, disampaikan oleh Ketua Umum GPdI, Pdt. M.D. Wakkary; “Kobarkan terus Api Pantekosta menuju kesempurnaan gereja!” Api itu seringkali mau dipadamkan atau diredupkan, tapi ingat selalu perjalanan sejarah, ada kuasa Roh Kudus yg terus bekerja. Dari dulu aliran Pantekosta mencadi cemoohan orang, tetapi sampai saat ini GPdI adalah gereja yg tetap diberkati Tuhan; dengan puluhan ribu jemaat, peningkatan di Jatim, di Indonesia bahkan di dunia setiap tahun, naik sekitar 2%. Di Jatim sendiri GPdI adalah salah satu gereja terbesar. Lebih jauh, Bapak Ketum mengatakan bahwa, semua kandidat (calon ketua MD), telah berkampanye dengan caranya sendiri-sendiri, ada masa-masa “promosi”; Setiap 5 tahun sekali dalam Musda ada kesempatan promosi/ pelantikan pendeta-pendeta muda, tiap-tiap hamba Tuhan harus memenangkan jiwa. Hamba-hamba Tuhan Jawa Timur harus menjadi penjala jiwa-jiwa. Ada damai sejahtera, sukacita kalau Roh Kudus bekerja!

Menandai dimulainya pelaksanaan Musda Jatim, Bapak Ketua Umum Gereja Pantekosta di Indonesia, melakukan pemukulan gong, didampingi jajaran pimpinan pusat (MP GPdI) dan perwakilan dari pemerintah.

Ibadah Pembukaan

Sesudah sambutan-sambutan, acara dilanjutkan dengan Ibadah. Puji-pujian dipimpin oleh hamba-hamba Tuhan wilayah Malang Raya, doa pembukaan oleh Pdt. Harry Mulyono, MA, MTh., dan pemberitaan Firman Tuhan disampaikan oleh Ketua I MP GPdI, Pdt. J.E. Awondatu. Diawali dengan tiupan saxophone menyenandungkan lagu “Seperti rusa rindu sangaiMu”. Ayat Alkitab diambil dari kitab Yohanes 7:37-39, Yesus adalah Air Kehidupan, dan yang percaya Yesus, memiliki Roh Kudus, maka dalam hidupnya juga akan mengalir air kehidupan. Om Yoyo menguraikan bahwa, dalam dunia ada logika air, api dan tanah. Logika air (elastis) berlawanan dengan batu (keras), air itu selalu mau bersatu. Hamba Tuhan harus bersatu, jangan sampai terpecah-pecah karena suku, ras, dll. Wahyu 1:15 suara Tuhan seperti desau air bah; Mazmur 29:3, suara Tuhan diatas air, …Tuhan diatas air yg besar”. Air dibutuhkan dimana-mana, dalam setiap aktivitas. Mazmur 1:3, orang didekat aliran air, apa saja yg diperbuatnya berhasil. Ayat selanjutnya dalam kitab Yehezkiel 47:1 dst, Firman Tuhan mengatakan bahwa, air itu mengalir, keluar dari dasar; Pelajaran Dasar itu perlu! Kemudian air itu sampai dilutut; harus suka berdoa. Orang Pantekosta itu dulu dikenal dengan “lutut onta”, lutut yang kasar, karena suka berdoa. Ilustrasinya adalah belalang, yang mendengar bukan dengan telinga tetapi dengan lutut. Kemudian air sampai di pinggang; berikat-pinggangkan kebenaran. Banyak hamba Tuhan galau karena tidak ada air atau kurang air. Wanita Samaria ditepi sumur Yakub dalam Yohanes 4, setelah menerima “air”, ia menjadi penginjil dan memenangkan orang2 dikotanya. Hamba Tuhan yg punya air, tidak bersungut-sungut. Perpecahan dimulai dari persungutan, roh memberontak, roh antikris. Yeh. 47:9, kemana saja air itu mengalir, ada kehidupan; dimana saja hamba Tuhan pergi, disitu akan ada kehidupan/menghidupkan. Sungai air hidup yang didalam kita, sanggup menghidupkan orang mati. Tidak ada pekerjaan yang paling mulia selain menjadi hamba Tuhan. Om Yoyo mengakhiri pemberitaan Firman Tuhan dengan pujian “Oh sungai dari Allah, penuhkanku, mengalir dalamku, puaskanku, kerinduanku.” Kita menerima dan memberi.

Doa penutup dibawakan oleh Ibu Pdt. Lenny Wakkary.

Pleno/Paripurna I

Pengesahan Tatib dan Juklak Musda dibacakan oleh Pdt. Adi Sujaka MTh

Laporan Pertanggung Jawaban Ketua MD Jatim Periode 2007-2012 oleh Pdt. Hendrik Runtukahu

Pkl. 18.00 peserta break untuk makan malam, dan masuk lagi untuk Paripurna II dengan agenda: Pemilihan Ketua MD Jatim yang baru.

Dari 16 pembagian wilayah di Jawa Timur, terdaftar: 759 pemilih. Ada beberpa yang berhalangan hadir, maka diputuskan bahwa, untuk hamba Tuhan yang berhalangan hadir dapat diwakili oleh istrinya, demikian juga dengan hamba Tuhan yang menjadi kandidat serta yang masuk menjadi panitia nominasi dan panitia pemilihan.

Dari 5 kandidat yang terdaftar untuk maju sebagai calon ketua MD Jatim yang baru, yaitu:

1). Pdt. Adi Sujaka, 2). Pdt. Danny Roemokij, 3). Pdt. Noch Mandey, 4). Pdt. Marcus Rumampuk, 5). Pdt. Samuel Jianto, tersisa 3 kandidat, dikarenakan kandidat no 2 mengudurkan diri, disusul kandidat no. 4.

Setelah penghitungan jumlah pemilih sesuai dengan wilayahnya (I-XVI), kemudian masing2 pemilih ke tempat pencoblosan, untuk menentukan pilihannya. Wilayah VIII Malang, hadir dengan jumlah pemilih terbanyak, yaitu 114 pendeta.

Sekitar pkl. 9 malam, dimulai pembacaan kertas2 suara. Dua kandidat, yaitu Pdt. Noch Mandey dan Pdt. Samuel Jianto, saling susul-menyusul , dengan sorakan para pendukung masing-masing. Suasana cukup meriah disebabkan om Yoyo membacakan nama2 kandidat dengan intonasi yang bervariasi, dan menyebut om Sam dengan sebutan Samuel Jianto “A Hok” (kandidat cawagub Pilkada DKI yg sedang disorot dan dielu-elukan). Hadirin juga selalu bertepuk tangan dan bersorak ketika nama om Joko disebutkan. Akhirnya kertas terakhir dibacakan, dan Pdt. Samuel Jianto, unggul dengan 407 suara, Pdt. Noch Mandey dengan 300 suara serta Pdt. Adi Sujaka dengan 32 suara. Ada 5 suara yang hangus/batal.

Selamat untuk ketua MD Jatim yang baru terpilih!

Hari Kedua, Rabu 19 Sept. 2012

Sebelum acara dimulai, ada hal yang menarik, yaitu pengumuman Doorprize. Para pendeta yang nama-namanya beruntung, mendapatkan bermacam-macam buku, Alkitab studi dari Badan Penerbitan GPdI dan smartphone Blackberry, dapat mengambilnya dimeja sekretariat.

Pkl. 09.00 WIB, Acara dibuka kembali oleh Pdt. Noch Mandey MTh dilanjutkan dengan Ibadah Penutup. Puji-pujian dipimpin oleh Pdt. Jefri Wungow STh, dengan lagu-lagu Pantekosta lawas/tempoe doeloe yang penuh semangat dan girang-girang. Doa untuk Firman Tuhan dibawakan oleh Pdt. Octavianus Cussoy, dan Pemberitaan Firman Tuhan oleh Bapak Ketua Umum, Pdt. Dr. M.D. Wakkary. Dilandasi dari Yeremia 8:7, “Bahkan burung ranggung di udara mengetahui musimnya, burung tekukur, burung layang-layang dan burung bangau berpegang pada waktu kembalinya….”

Om Max, menyampaikan tentang: Waktu. Semua kegiatan dalam dunia ini ditentukan atau dibatasi oleh waktu. 1Petrus 4:2 supaya waktu yang sisa jangan kamu pergunakan menurut keinginan manusia, tetapi menurut kehendak Allah.”

Waktu dalam bahasa Yunani: Chronos (Χρόνος),mengacu pada kronologi, urutan waktu, juga mencakup tahun, bulan, minggu, hari, jam, menit, detik.

Waktu juga dipakai dengan sebutan: Kairos (καιρός), sesuatu yang khusus

Efesus 5:16-17 dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.

Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan.”

Hamba-hamba Tuhan supaya mengerti kehendak Tuhan. Dalam kairos, mengerti kehendak Tuhan, dalam khronos mengerti kehendak Tuhan! peka terhadap pimpinan kuasa Roh Kudus.

Kisah 13:36, Seperti “Daud melakukan kehendak Allah pada zamannya”.

Kita juga harus bersyukur untuk kairos masa lalu. MD Jatim, supaya ingat…kairos ini adalah mengikuti kehendak Tuhan! Bawa GPdI Jawa Timur bertumbuh dalam pekerjaan Tuhan.

Pdt. Dr. M.D. Wakkary, menutupi khotbahnya dengan mengajak semua untuk menyanyikan “Urapilah kami dengan minyak baru…, penuhilah kami dengan hadiratmu…, kami rindu Tuhan melihat kuasaMu, dicurahkan ditempat ini!”

Acara selanjutnya adalah Pengumuman dan Pelantikan MD baru:

Susunan Pengurus Majelis Daerah Jawa Timur, Masa Pelayanan 2012-2017

- Ketua : Pdt. Samuel Jianto

-Wkl. Ketua I : Pdt. Alim Bojana

- Wkl Ketua II : Pdt. Franklyn Sumual

- Wkl Ketua III : Pdt. Harry Sanger

- Wkl. Ketua IV : Pdt. Harry Mulyono

- Sekretaris : Pdt. Donny Heryanto

- Wkl Sekretaris I : Pdt. Yakub Kristianto

- Wkl Sekretaris II : Pdt. Yusak Kinaryanto

- Bendahara : Pdt. Sammy Yuwono

- Wkl Bendahara I : Pdt. Simon Kostoro

- Wkl Bendahara II : Pdt. David Suparman

BIRO-BIRO:

Biro Penggembalaan : Pdt. Eliud Suntoro

Biro Penginjilan : Pdt. Budi Supeno

Biro Organisasi : Pdt. Gideon Sunarwarto

Biro Pendidikan/Pelatihan : Pdt. Zulkisar Pardede

Biro Pembinaan Warga Jemaat : Pdt. R. Tommy Kalangi

Biro Diakonia/Sosial : Pdt. Robert Runtukahu

Biro Pembangunan : Pdt. Yansen Letik

Biro Pertumbuhan Gereja : Pdt. Franklyn Lumoindong

Biro Hub. External : Pdt. Johnson Welley

Biro LitBang : Pdt. Lekker Malauw

Biro Usaha Dana : Pdt. Yusak I Sutanto

Biro Musik, Seni&Kreatif : Pdt. Yerry Gunawan

Biro Multimedia : Pdt. Jerome Lans

PENASEHAT:

- Ketua : Pdt. Hendrik Runtukahu

- Wkl Ketua : Pdt. Adi Sujaka

- Sekretaris : Pdt. Noch Mandey

Anggota

- Pdt. Danny Roemokoij

- Pdt. Marcus Rumampuk

- Pdt. Hadi Prayitno

- Pdt. Chareles Simamora

- Pdt. Mance Maniku

- Pdt. Ajaib Martodiharjo

- Pdt. Rochyadi Atmaja

- Pdt. Peter Manitik

- Pdt. Didik Supriyanto

Setelah Pelantikan semua pengurus Majelis Daerah oleh Majelis Pusat, dilanjutkan dengan pelantikan Pendeta (yang belum dilantik pada waktu Mubes) dan pelantikan pendeta-pendeta muda. Acara ditutup dengan Perjamuan Suci. Segala Kemuliaan Hanya bagi Tuhan!!

SELAMAT BERTUGAS UNTUK MD JATIM, EMMANUEL!!

(ilona@Lembah Dieng, Malang)

 
Dari Meja Redaksi PDF Print E-mail

ImageSaya Pdt Marcus Rumampuk, ketua Badan Pelayanan Multimedia MP GPdI mengiformkan kepada semua pihak bahwa Juri Lomba Logo Badan Multimedia masih mempelajari belasan materi yang dikirimkan peserta.

Mohon kesabarannya.

 
Musda Kalbar PDF Print E-mail

ImageImageImageImage

 
Musda Jawa Tengah PDF Print E-mail

ImageImageImageImage

Musda GPdI Jateng 11-13 September 2012 hari ini dibuka secara resmi dan akan berlangsung tiga hari hingga Kamis yang akan datang. Musda kali ini diselenggarakan di Solo, tepatnya Hotel Lor-In Solo. Dalam laporannya, Ketua Panitia Musda dalam laporannya, Pdt. Otniel Adi Nugraha, mengatakan bahwa peserta musda Jateng yang di data sebagai pemilih 511 orang dan peninjau sebanyak 100 orang. Acara dimulai dengan defile pengurus MP dan MD ke dalam ruang pertemuan. Kemudian acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, baru kemudian disusul dengan doa pembuka oleh Pdt Victor Malino.

Adapun utusan MP yg ikut dalam perhelatan ini adalah Pdt. Hendrik Runtukahu, dan Pdt Noch Mandey. Tema yang disepakati dlm musda kali ini, menurut Ketua MD Jateng Pdt Frans Assa mengatakan, ini adalah tema yang merupakan kilas balik ttg gereja Pantekosta 80 tahun lalu ketika Pantekosta berada di Indonesia. "Suatu ketika warga satu kampung beramai-ramai ambil ember utk menyiram gereja Penster yang dari jauh terlihat terbakar. Dari jauh api itu terlihat berkobar-kobar. Tetapi saat mendekat, mereka melihat bahwa ada sekumpulan jemaat yang berlutut berdoa di dlm gereja. Sejak itu terjadi gerakan Roh Kudus di dalam gereja," ujar Pdt Frans Assa. Dari pekerjaan Roh Kudus yang luar biasa itulah, lahir tema ttg "Kobarkan terus api pantekosta" Ditambahkannya, api pantekosta akan terus hidup dan harus terus hidup di lingkup GPdI Jateng. Hal itu hanya terjadi jika hamba-hamba Tuhan di lingkup Jateng memiliki kesatuan hati dan kesatuan roh.

Pada kesempatan lain, mewakili pemerintah Drs. Marihot Gultom, MM selaku pembimas Kristen Jateng, dalam sambutannya mengatakan, bersyukur karena baru kali ini hadir di dalam sebuah forum yang kondusif dan tenang. "Selaku wakil pemerintah berharap Musda ini menghasilkan pemimpin bukan berdasarkan keinginan tetap berdasarkan panggilan," katanya.
Diingatkannya juga bahwa sebagai hamba Tuhan di lingkup Jateng hamba Tuhan harus berprinsip ya di atas ya dan tidak di atas tidak terutama di dalam Musda dengan tetap menjaga keutuhan dan kebersamaan.

Acara juga diisi dengan sambutan mewakili MP GPdI oleh Pdt Hendrik Runtukahu sekaligus membuka pelaksanaan Musda dengan pemukulan gong. Pdt Hendrik Runtukahu bahkan mengajak peserta dengan gayanya yang khas utk menyerukan kata 'Haleluuuuuuuya' sebanyak tiga kali dengan intonasi khas GPdI yang kemudian disambut dengan sambutan meriah peserta. Bahkan dengan kejeliannya, Pdt Hendrik Runtukahu sempat mengkritik panitia yang salah menulis nama Timotius menjadi Timutius di back drop tema yang terpampang cukup besar di depan peserta. "Saya rindu musda kali ini tenang dan damai...semua menyatu dalam persekutuan hamba-hamba Tuhan," katanya. Usai pemukulan gong, acara dilanjutkan dengan ibadah.

Hari kedua pelaksanaan musda GPdI Jateng dimulai dengan ibadah dan pleno. Hingga berita ini ditulis, masih berlangsung pleno ketiga sebagai lanjutan pleno kedua yang berisi pertanggung jawaban MD Jateng 2007-2012. Di dalam pleno ketiga ini, respon peserta terhadap laporan Ketua MD Pdt FZ Assa tergolong tidak ditanggapi karena penguraian Ketua MD komprehensif menjelaskan pencapaian pencapaian yang dilakukan meski diakui masih banyak kekurangan selama ini yang diharapkan akan dilanjutkan oleh kepemimpinan MD yang baru. Yang justru banyak ditanggapi adalah soal status tanah dan kepemilikan tanah di Kopeng yang membangun proyek Rex Rehoboth di wilayah Kopeng. Menurut Pdt FZ Assa tanah itu nantinya akan dilimpahkan menjadi milik GPdI sebagai pusat aktifitas GPdI di Jateng.

Memasuki pleno ketiga Musda GPdI Jateng, peserta sudah mulai dikelompokkan menurut wilayah masing-masing. Beberapa kelompok peserta terlihat menyolok karena mereka datang dengan identitas seragam. Panitia juga sudah mulai memperlihatkan ketegasannya dengan tidak mengijinkan peserta tanpa name-tag memasuki dan duduk di kursi peserta Musda.
Hingga laporan ini ditulis, pertanggung jawaban Ketua MD dapat diterima oleh seluruh peserta Musda. Suasana musda sendiri berlangsung kondusif dan tertib dan diharapkan ini akan terus terpelihara hingga acara musda selesai dengan tetap menjaga keutuhan dan kebersamaan di lingkup GPdI Jateng.

Musda Jateng memasuki pleno ketiga berisi pembacaan hasil dari panitia nominasi calon ketua MD Jateng untuk 5 tahun berikutnya. Pleno dimulai dengan pembacaan panitia nominasi MD GPdI Jateng oleh Sekum Pdt Otniel Nugraha. Adapun panitia nominasi tersebut adalah: Pdt Victor Malino dari GPdI Magelang sebagai ketua, Pdt Yafet Montaili, Pdt Samuel Warsito, Pdt Yonatan Purwanto dan satu orang lagi. Meski berlangsung tertib dan terkendali, suasana di dalam ruang musda mulai menghangat karena acara sudah membahas tentang nominasi calon MD Jateng 2012-2017.

Setelah pembacaan panitia nominasi, sidang diserahkan kepada Ketua Panitia Nominasi yang mengumumkan hasil kerja mereka. Peserta terlihat menanti dengan berdebar-debar karena sejak hari pertama dimulai musda, berbagai kelompok peserta sudah mulai berdiskusi tentang calon calon terkuat MD Jateng berikutnya. Adapun peserta yang terjaring oleh panitia nominasi adalah: Pdt Frans Assa (Temanggung); Pdt DR. Yan Lumempouw (Comal); Pdt Heri Purnomo (Semarang); dan Pdt Yos Minandar (Tegal). Masing-masing peserta yang terjaring nominasi itu dianggap telah memenuhi persyaratan sesuai AD/ART GPdI. Tiga nama terkuat yang beredar di kalangan peserta adalah Pdt Yos Minandar, Pdt Heri Sutrisno dan Pdt Frans Assa sebagai ketua MD incumbent. Selesai pembacaan nominasi tersebut selanjutnya sidang diserahkan kembali kepada ketua MD Pdt Frans Assa. Setelah pembacaan surat keputusan tentang penetapan panitia pemilihan, maka sidang selanjutnya diserahkan oleh Ketua MD kepada Panitia Pemilihan yang dalam hal ini 2 orang utusan MP, Pdt. Konstantin Rumewo (MD), Abraham Gunawan, Paulus T, Natanael Melody, Wilis, Yemima S, Endang Lidia Sutopo.

Dengan terpilihnya dan bertugasnya panitia pemilihan maka tugas MD Jateng 2007-2012 dengan sendirinya menjadi demisioner. Meski tampak tegang, peserta musda tetap bersukacita terutama saat jago mereka disebut oleh panitia nominasi. Sebagaimana dilaporkan sebelumnya, ada empat nama yg menjadi nominator Ketua MD Jateng 2012-2017 yakni Pdt Frans Assa (Temanggung); Pdt DR. Yan Lumempouw (Comal); Pdt Heri Purnomo (Semarang); dan Pdt Yos Minandar (Tegal). Sidang dipimpin langsung oleh utusan MP dalam hal ini Pdt. Hendrik Runtukahu. Adapun pemilih berdasarkan wilayah adalah Wil 1 (72 org); Wil 2 (39 org); Wil 3 (36 org); Wil 4 (49 org); Wil 5 (38 org); Wil 6 (60 org); Wil 7 (48 org); Wil 8 (39 org); Wil 9 (36 org) Wil 10 (41 org); SA STT PA (13 org).

Kali ini peserta musda menyepakati bahwa pemilihan dilakukan dengan cara pemungutan suara dan secara bergantian seluruh peserta musda maju ke depan untuk memilih satu dari empat kandidat yang dinominasikan. Suasana berlangsung meriah dimana peserta diajak menyanyi lagu-lagu rohani oleh dua utusan MP yang memimpin sidang, Pdt Noch Mandey dan Pdt Hendrik Runtukahu. Total jenderal terdapat 473 suara yang memilih di dalam musda ini dari seharusnya 520 orang yg terdaftar. Setelah dilakukan verifikasi perhitungan kartu suara maka hasil pemungutan suara utk penentuan ketua MD periode 2012-2017 adalah sebagai berikut. Pdt Heri Purnomo 215 suara, Pdt Yos Minandar 144 suara, Pdt Frans Assa 101 suara dan Pdt Yan Lumampuw 14 suara. Dengan demikian, Ketua MD Terpilih utk masa jabatan 2012-2017 adalah Pdt. Heri Purnama dari Semarang. Selamat kepada Pdt Heri Purnomo untuk tugas pelayanan yang baru di Jateng. Tuhan memberkati (Dilaporkan langsung oleh Pdt Sonny Zaluchu dari arena musda Jateng 2012)

 
Musda DKI Jakarta PDF Print E-mail

ImageImage

Foto No 1, 2: MD Jakarta peroide 2007-2012

 

ImageImageImage

Foto No 3, 4, 5: MD Jakarta 2012-2017

 

ImageImageImageImageImageImageImageImageImageImageImageImageImageImageImageImageImageImageImageImageImageImageImageImageImageImageImageImageImage

 
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>

Results 1 - 9 of 23