|
GPdI sebagai gereja, tahun 2007 ini, sudah hadir dalam pelayanan pemberitaan Injil ke bumi Nusantara selama 86 tahun.
Selama hampir sembilan dasawarsa ini, GPdI terbukti melayani dari generasi ke generasi berikutnya dari zaman "tempo doeloe" ke zaman komputerisasi dewasa ini. GPdI harus terpanggil dalam tugas, beban, aktivitas, persekutuan, kesaksian, pelayanan, dlls, yaitu dalam semua dimensi misi gerejawi,juga di zaman ini, di generasi ini. Raja Daud melayani generasinya oleh kehendak Allah. (" For David, after he had served his own generation by the will of God ...." kisah 13:36) Jangan kita lupa, bahwa kta dipanggil melayani, dalam generasi masa kini.
Generasi warga jemaat GPdI zaman ini hidup dan bergerak dalam situasi dan kondisi penggenapan nubuatan Nabi Daniel, karena itu kita tidak terlepas dari tuntutan penggunaan kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang sudah sangat meluas. Generasi beraktivitas spiritual dinamis oleh kuasa Roh Kudus. Dan Gereja beraktivitas organisasi, administrasi dan profesional oleh karena memanfaatkan fasilitas hasil kemajuan temuan Ilmu-Pengetahuan, demi tercapainya hasil kerja yang lebih efisien, efektif dan produktif. GPdI belum memanfaatkan maksimal kantor pusat GPdI di Wisma Pantekosta Sunter Jakarta. Saya agak "cemburu" melihat kegiatan organisasi gerejawi lainnya di kantor pusatnya, seperti Gereja Bethel Indonesia, Pelayanan Abba Love, Gereja Bethany Indonesia, Gereja IFGF / GISI, GKPB, dll yang sudah bergerak sesuai profesionalisme zaman ini.
Generasi masa kini GPdI mengharapkan sangat agar Ketua Umum MP-GPdI dan seluruh anggota Majelis Pusat GPdI mengaktifkan kantor pusat GPdI di Wisma Pantekosta Jakarta. Sangat disayangkan apabila gedung Wisma Pantekosta ini yang merupakan berkat Tuhan melalui jernih payah pengumpulan dana warga jemaat GPdI sekitar 20 tahun yang silam, tidak digunakan secara optimal, sesuai fungsi utamanya sebagai sentral aktivitas GPdI. Daripada Majelis Pusat melakukan rapat dari hotel ke hotel dengan biaya besar. Lebih baik biayanya digunakan untuk melengkapi kantor kita dengan perlengkapan multimedia dan staf yang profesional.
Tetapi Puji Tuhan, dengan hadirnya situs GPdI yang bernama gpdi.or.id kita sudah mulai melangkah maju.
Dengan web-site kita ini, dapat diperoleh berbagai informasi mengenai GPdI, mulai dari AD / ART GPdI, program-program, nama-nama pengurus, alamat-alamat, kegiatan makro dan mikronya dan akan diusahakan sampai keberadaan gejeja-gereja lokalnya di seluruh Indonesia dan mancanegera yang menurut laporan pada Mubes GPdI ybl berjumlah sekitar 12.000 sidang jemaat dan jemaat cabang.
Situs GPdI ini dioerasikan oleh Sekretaris Majelis Pusat GPdI Pdt. Adi Sujaka, yang berdomisili di Malang,bekerja sama dengan Sekretaris Umum MP GPdI Pdt. Willy Saerang yang berkantor pusat di Jakarta. (terimakasih kepada Sdr. Djaja Wiguna atas kerjasamanya dalam penyelesaian web-site GPdI).
Situs Majelis Pusat GPdI ini juga akan bersinergi dengan situs-situs jemaat lokal GPdI, sehingga informasinya semakin komprehensif, semakin lengkap. Integrasi program pusat ke daerah-daerah dan sebaliknya, semakin mudah dilaksanakan serta departemen-departemen Majelis Pusat GPdI dapat lebih proaktif bersinergi. Informasi kerja agar terjadi two-way trafic antar Majelis Pusat dan Majelis -Majelis Daerah, serta Komisi-komisi Pusat, Wadah Pelayanan dan Komisi-komisi daerah bukan hanya terjadi pada pertemuan tingkat Muspim tetapi setiap saat saling membutuhkan.
Kita harapkan sesudah launching-nya web-site GPdI akan terbuka net-working dengan semua aktivitas pelayanan GPdI dengan download data akurat dan positif yang akan sangat berguna bagi menggerakkan GPdI untuk lebih berdinamika dalam menunaikan tugas gerejawi yang semakin multikompleks untuk mempercepat pertumbuhan gereja dan memperbanyak Syukur bagi kemuliaan Tuhan Yesus Kristus. Haleluyah! Pdt. DR. M.D. Wakkary |