Rapat & Doa Panitia Mubes 2017 + MP

Mar 02 2017

Ini Link Tutorial utk instal Aplikasi Web Mubes di HP / Tablet Android, silakan klik gambar logo dibawah ini:

 



 

 

Web resmi Mubes GPdI 2017: http://mubes2017.mdgpdijabar.org

 

Panitia Mubes GPdI 2017 + MP GPdI mengadakan rapat dan doa di hotel Resinda Karawang Jawa Barat tanggal 1 Maret 2017

Sumber: Multimedia GPdi Jabar

Pelnap - Alat Peraga Kain dan Habel

Feb 04 2017

KAIN DAN HABEL

Bahan cerita    :   Kejadian 4:1-16
Ayat hafalan    :   Ibrani 11:4a - Karena iman Habel telah mempersembahkan kepada Allah korban
                             yang lebih baik dari pada korban Kain. 
Tujuan              :  -Memahami pentingnya tindakan iman dan menyadari bahwa Tuhan tahu semua
                             yang anak perbuat.
                            -Anak berani berkata tidak terhadap dosa.

Latar Belakang:
Berdasar Brown - Driver - Brigg Hebrew Definitions, kata Kain dan Habel mempunyai arti sbb:

BDB Definition:
Kain = Qayin (Ibrani) = Kenite = “smiths”
1) eldest son of Adam and Eve and the first murderer having murdered his brother Abel (noun proper masculine)
2) the tribe from which the father-in-law of Moses was a member and which lived in the area between southern Palestine and the mountains of Sinai (noun proper gentilic)

BDB Definition:
Habel = Hebel (Ibrani) = Abel = “breath”
1) second son of Adam and Eve, killed by his brother Cain

WordStudy:
qayin: A proper noun designating Cain, Kain:
I. The first person born of, Eve and first son of Adam. His name means "acquired" of the Lord (Gen_4:1-3). Unfortunately, he fostered an attitude of anger toward his brother Abel which made his offering unacceptable to God (Gen_4:5-7; Heb_11:4). He directed this anger toward Abel and killed him (Gen_4:8). As his punishment, he became a wandering outcast, but God mercifully "marked" him in some way to protect him from would-be avengers of blood (Gen_4:10-16). The Lord somehow cursed the land for Cain and his descendants, which may have driven Cain to build a city (Gen_4:17) in the land of Nod (Gen_4:16). He had several sons, one of whom began the practice of bigamy (Gen_4:19-22). More violence and killing was spread by Lamech (Gen_4:23-24).
II. A proper noun designating Kain, a city in Judah (Num_24:22, NASB).
III. A proper noun designating a Kenite (Num_24:22 (KJV, NIV); Jdg_4:11).

Kain dan Habel adalah anak dari pasangan manusia pertama, Adam dan hawa. Mereka dilahirkan setelah kejatuhan manusia ke dalam dosa. Anak Adam dan Hawa yang lain yang disebut dalam Alkitab adalah Set. Cerita mereka dikisahkan dalam kitab Ibrani dan Kejadian pasal 4. Kain melakukan pembunuhan yang pertama kali dengan membunuh saudaranya setelah Allah menolak korbannya, tetapi menerima korban Habel.

>Silakan Download Gratis Alat Peraga (Power Point) Tentang Kain dan Habel, silakan Klik gambar dibawah ini:



Panduan Cara Mendownload:



Aktivitas Kain dan Habel:

 >Gambar alat peraga dalam format JPEG:

 

                                               --SELESAI--

Pelnap - Alat Peraga Hawa dan Iblis

Feb 01 2017

HAWA & IBLIS

Bahan cerita    :   Kejadian 3:1-24; 
Ayat hafalan    :   Roma 3:23 - Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan  
                             Allah,
Tujuan              :  -Memahami asal mula dosa yang memisahkan manusia dari Allah.
                            -Menyadari bahwa semua manusia berdosa dan butuh pengampunan dan percaya
                              kepada Yesus.
                            -Mengetahui bahwa Allah merencanakan keselamatan bagi manusia.

Latar Belakang:
Berdasar Brown - Driver - Brigg Hebrew Definitions, kata Hawa mempunyai arti sbb:
Eve = “life” or “living”
1) the first woman, wife of Adam

Secara Etimologi, arti dari Hawa adalah "sesuatu yang hidup" atau juga bisa berarti "hasrat" atau "keinginan".
Hawa merupakan makhluk hidup yang terakhir diciptakan yaitu pada hari keenam, setelah penciptaan manusia pertama (Adam), sehingga Hawa merupakan karya penciptaan Allah yang terakhir dari keseluruhan enam hari penciptaan.
 
>Silakan Download Gratis Alat Peraga (Power Point) Tentang Hawa & Ular, silakan Klik gambar dibawah ini:


Panduan Cara Mendownload:


Aktivitas Hawa & Ular:

PELNAP - Alat Peraga Adam & Hawa

Jan 16 2017

ADAM & HAWA

Bahan cerita    :   Kejadian 1:26-31;  2:7-25
Ayat hafalan    :   Mazmur 139:14 - Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib;
                             ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.
Tujuan              :  -Memahami bahwa didalam diri anak ada gambar Allah.
                            -Bersyukur atas keistimewaan yang dimikinya.
                            -Anak memakai hidupnya untuk kemuliaan Tuhan.


Latar Belakang:
Berdasar Brown - Driver - Brigg HebrewDefinitions, kata Adam mempunyai arti sbb:
Adam = âdâm (Ibrani) = "red"
1) first man
2) city in Jordan valley

Dalam bahasa Arab, Adam
berarti tanah, manusia, atau cokelat muda) adalah dipercaya oleh agama-agama Samawi sebagai manusia pertama.


Kisah tentang Adam terdapat dalam kitab Kejadian pasal 2 dan 3, dan sedikit disinggung pada pasal 4 dan 5.

 

 

>Silakan Download Gratis Alat Peraga (Power Point) Tentang Adam & Hawa, silakan Klik gambar dibawah ini:

 

Panduan Cara Download:


Aktivitas Adam & Hawa:

 *Utk memperoleh gambar dengan kualitas lebih baik, silakan klik gambar diatas.

 

 

 

 

 

How December 25 Became Christmas

Dec 01 2016

Andrew McGowan reveals the inside story you didn't learn in Sunday School

Bethlehemsources: Bible History Daily

On December 25, Christians around the world will gather to celebrate Jesus’ birth. Joyful carols, special liturgies, brightly wrapped gifts, festive foods—these all characterize the feast today, at least in the northern hemisphere. But just how did the Christmas festival originate? How did December 25 come to be associated with Jesus’ birthday?
The Bible offers few clues: Celebrations of Jesus’ Nativity are not mentioned in the Gospels or Acts; the date is not given, not even the time of year. The extrabiblical evidence from the first and second century is equally spare: There is no mention of birth celebrations in the writings of early Christian writers such as Irenaeus (c. 130–200) or Tertullian (c. 160–225).