Mengenal Allah Dengan Benar

Mengenal Allah Dengan Benar
Ayat Pokok: Yohanes 1:18

Oleh: Pdt. JS Minandar (GPdI Mahanaim Tegal) - Ibadah Raya 19 Peb 2017

Yohanes 1:18

“Tidak Seorangpun Yang Pernah Melihat Allah; Tetapi Anak Tunggal Allah, Yang Ada Di Pangkuan Bapa, Dialah Yang Menyatakan-Nya.”

PENDAHULUAN

Pada tahun yang lalu, sudah dijelaskan tentang 3 jenis karunia, yaitu karunia umum, karunia khusus dan karunia kemuliaan. Karunia Umum adalah pemberian Allah bagi hidup manusia di bumi secara merata, Matius 5:45. Inilah fasilitas yang Tuhan sediakan bagi semua manusia dengan merata. Contohnya tanah untuk menabur, air, matahari dan oksigen.  Karunia ini hanya dinikmati selama 60- 80 tahun atau selama seseorang masih hidup di dunia ini. Sedangkan karunia khusus adalah pemberian Allah bagi manusia agar manusia selamat dan hidup kekal di sorga sehingga mereka yang menerimanya pasti selamat. Karunia khusus itu adalah Yesus, dengan menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat pasti manusia diselamatkan.

Yohanes 3:16 menjelaskan bahwa jika kita percaya, kita akan selamat sedangkan Yohanes 3:18 menjelaskan jika tidak percaya maka akan binasa. Demikian juga pengenalan kita kepada Allah, bila kita tidak benar-benar hidup dalam pengenalan akan Allah dan terus hidup dalam dosa, maka kita pasti binasa. Oleh sebab itu, sangat perlu untuk dapat mengenal Allah dengan benar. Banyak orang berpikir bahwa cara-cara untuk mengenal Allah adalah percaya kepada satu agama. Tetapi apakah agama bisa membuat orang mengenal Allah…?

PENGENALAN AKAN ALLAH

Secara umum kita mengenal Allah, lewat ciptaan di bumi dan jagat raja.

Roma 1:18-20 “Sebab apa yang tidak nampak pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih.”

Allah kita itu Esa – satu. Keesahan Allah itu bukan absolute seperti bilangan 1. Contohnya manusia, memiliki satu tubuh fisik tetapi terdapat beberapa hal didalamnya, seperti pikiran, hati , roh dan Tubuh. Allah itu ada, sebab lewat ciptaan Allah, manusia tak dapat berdalih bahwa Allah sang pencipta alam semesta itu ada. Tetapi, pengenalan umum tentang Allah tidak bisa menyelamatkan dan membawa kita kepada Allah di sorga termasuk agama, sebab agama hanya memberikan ajaran namun tidak menyelamatkan.

YESUS YANG MENYATAKAN ALLAH

Yohanes 1:18 – “Tidak seorang pun yang bisa lihat Allah”. Terjemahan  Amerika Standar Version: “Sampai kapan pun manusia tidak akan bisa melihat Allah”.  Kita tidak dapat melihat Allah, bahkan sampai saat surga nanti kita tidak dapat melihat Allah sebab Allah dipenuhi dengan kemuliaan. Namun Yesus menyatakan Allah, yaitu Anak Allah. Anak Allah bukan berarti Allah beranak. Kata anak adalah sebuah gelar yang disandang selagi hidup di bumi bahkan setelah kematian di atas kayu salib. Hanya melalui Yesus kita dapat datang berdoa kepada Allah. Doa-doa manusia yang diajarkan agama tidak akan sampai kepada Allah. Hanya melalui Anak Tunggal Allah, yaitu Tuhan Yesus Kristus doa-doa kita tersampaikan kepada Allah. Inilah yang Yesus maksudkan, bahwa Ia adalah jalan kebenaran dan hidup.

KONSEP AGAMA

    Agama tidak membawa manusia kepada pengenalan akan Allah

Agama merupakan usaha dari orang-orang yang ingin mengenal dan menghampiri Allah. Usaha manusia tidak akan pernah bisa mencapai Allah sebab Allah ada di terang yang tak terhampiri, I Timotius 6:16.

    Dosa Sebagai Penghalang

Bukan hanya manusia yang ingin melihat dan menghampiri Allah. Tetapi Allah sendiri ingin menghampiri dan bersekutu dengan manusia, tetapi hal itu tidak mungkin karena dosa menjadi penghalang!

Yesaya 59:2 “Tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.”

USAHA MANUSIA

Usaha manusia untuk mengenal dan menghampiri Allah adalah hal yang tidak mungkin bisa tercapai. Hal ini telah dilakukan sejak Adam dan Hawa jatuh  dalam dosa.

Kejadian 3:23,24 – Akibat dosa:

    Manusia diusir dari Eden
    Manusia mencari makan sendiri
    Manusia lemah dan sakit
    Manusia harus mati

Itu sebabnya manusia ingin kembali ke Eden menikmati berkat di Eden tetapi tidak bisa. Sebab Allah tempatkan beberapa kerub yang berjaga siang malam di pintu taman Eden dengan pedang terhunus dan menyambar-nyambar orang yang berusaha masuk ke taman itu pasti mati. Sebab itu Mustahil (tidak mungkin) manusia bisa mengenal dan menghampiri Allah dengan usaha dan dengan kemampuan dirinya sendiri yaitu agama apa pun!

MENGAPA MENGENAL ALLAH

Sejauh mana pentingnya kita mengenal Allah?

Yohanes 17:3 – sorga adalah hidup yang kekal, untuk sampai ke Sorga harus mengenal Allah. Satu-satunya cara bagi manusia untuk menerima hidup kekal adalah mengenal satu-satunya Allah yang benar yaitu: TUHAN YESUS KRISTUS yang telah diutus Bapa. Kata “DAN” dapat diartikan sebagai “yaitu”.

Sebagai bukti- Lukas 23:39,40  – semua ucapan Yesus dicermati oleh penjahat yang menderita bersama Yesus sehingga menjelang kematiannya, penjahat itu menyadari bahwa ia berdosa, Lukas 23:41,42. Penjahat itu sadar bahwa Yesus adalah Raja dia atas segala raja – Lukas 23:43. Lukas 23:4 – “Bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus.”

 

Menurut Wahyu 2:7 di taman Eden (Firdaus), bersama-sama Yesus kita menikmati “Buah Kehidupan” yang membuat kita menikmati “Hidup Yang Kekal”, Yohanes 17:3. Tidak ada seorang pun yang selamat atau menerima hidup yang kekal, bila orang itu tidak mengenal satu-satunya Allah yang benar.

Tidak seorang pun di dunia yang bisa membuat kita mengenal Allah yang benar.

Dan tidak ada satu pun agama yang bisa membuat kita mengenal Allah yang benar kecuali Tuhan Yesus Kristus. Karena hanya satu-satunya Firman yang keluar dari Allah dan menjadi manusia yaitu Tuhan Yesus Kristus.

TANDA ORANG YANG MENGENAL YESUS

Apakah tanda dari orang yang telah mengenal satu-satunya Allah yang benar?

Kalau Saudara menjawab:

    Percaya kepada Yesus!

      Betul, tapi belum tentu benar.

    Rajin ibadah!

      Betul, tapi belum tentu benar.

    Suka berkorban!

      Betul, tapi belum tentu benar.

    Melayani Tuhan!

Betul, tapi belum tentu benar.

Orang yang mengenal Allah dengan benar akan  mengekspresikan sifat-sifat Yesus dalam kehidupannya sehari-hari. Sebab orang yang menunjukkan sifat-sifat Yesus dalam hidupnya sehari-hari, orang itu pasti percaya Yesus, rajin beribadah, suka berkorban, melayani Tuhan, dan puncaknya orang itu hidup dalam kasih Agape, yaitu kasih Allah.

Jadilah pengikut Yesus sejati yang nyata dari sikap hidup yang menyenangkan hati Tuhan. Bukan hanya memiliki tanda lahiriah, melainkan hidup yang telah dibaharui menjadi ciptaan yang baru sehingga yang lama berlalu dan sesungguhnya yang baru sudah datang, II Korintus 5:17.

Share