Mencari Tuhan untuk Hidup & Menang


Mencari Tuhan Untuk Hidup & Menang
Ayat Pokok: Amos 5:3-6

Oleh: Pdt. DR. M.D. Wakkary

Oknum yang paling tidak senang melihat kita beribadah dan percaya kepada Yesus adalah Iblis. Walaupun tidak seperti Tuhan yang maha hadir di segala tempat dan waktu, tetapi Iblis bisa membuat orang percaya mati rohani dan hidupnya tidak mengalami kemenangan. Padahal gereja Tuhan itu harus menang, oleh karena itu kita harus mencari Tuhan supaya bisa menang.

Dalam ayat 3 dikatakan: Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH kepada kaum Israel. Israel adalah umat Tuhan pada zaman dahulu, tetapi sekarang setelah kita sudah diselamatkan, dosa kita ditebus oleh kematian dan kebangkitan Yesus, maka kita disebut umat Tuhan. Sampai saat ini orang Israel tidak percaya Yesus. Beberapa kali saya ke sana dan bertanya kepada mereka apakah percaya kepada Yesus, mereka berkata: tidak. Zaman sekarang umat Tuhan adalah gereja bukan lagi orang Israel saja. Menurut perkiraan, jumlah orang Kristen di seluruh dunia berkisar 3 miliar, termasuk kita yang di Indonesia.
 
"Kota yang maju berperang dengan seribu orang, dari padanya akan tersisa seratus orang, dan yang maju berperang dengan seratus orang, dari padanya akan tersisa sepuluh orang.” Ini adalah sebuah kekalahan yang telak. Sebenarnya kalau berperang bersama Tuhan tidak akan pernah kalah. Ulangan 32:30 berkata: Bagaimana mungkin satu orang dapat mengejar seribu orang, dan dua orang dapat membuat lari sepuluh ribu orang, kalau tidak gunung batu mereka telah menjual mereka, dan TUHAN telah menyerahkan mereka! Inilah kehebatan umat Tuhan. Kalau mereka percaya kepada Tuhan, yang maju berperang 1 orang bisa mengalahkan seribu orang, 2 orang bisa mengalahkan 10 ribu.

Oleh karena itu dalam ayat selanjutnya Tuhan katakan: “Carilah Aku, maka kamu akan hidup!” Orang mencari Tuhan bukan hanya di ibadah hari minggu, karena tidak semua yang datang ke gereja hari minggu bertujuan mencari Tuhan. Banyak orang datang ke suatu gereja hanya melihat fasilitas apa yang ada di gereja tersebut, apakah ada ac, tempat parkir yang luas dan lain-lain. Memang itu perlu, tetapi yang paling utama orang datang beribadah di gereja adalah mencari Tuhan.
Ada 3 arahan/solusi bagaimana kita mencari Tuhan.

1.  MENCARI TUHAN DENGAN MEMBACA ALKITAB. Yesaya 34:16
Ayat-ayat ini ditulis kepada Edom saudara Israel, walaupun mereka tidak termasuk umat Tuhan tetapi tetap diberikan peluang untuk menjadi anak Tuhan. “Carilah di dalam kitab TUHAN dan bacalah...”, Alkitab kita memiliki 66 kitab/buku: 39 perjanjian lama dan 27 perjanjian baru. Sekarang alkitab tersedia dalam berbagai bahasa. Dalam ayat ini dikatakan: bacalah dan cari Tuhan di dalam kitab-kitab. Jangan kita menganggap remeh alkitab.

Sejak dari pengerja, saya sering mencoret alkitab dan menandai ayat-ayat. Jadi saat berkhotbah sebagian ayat saya tulis di kertas, tapi kebanyakan saya tulis di alkitab. Alkitab saya sudah beberapa kali diganti, dan saya tahu orang yang mengambil alkitab sebelumnya karena banyak catatan khotbah di dalamnya. Sekarang orang sudah bisa melihat khotbah-khotbah yang ada disampaikan dalam ibadah raya lewat website kita.

Jadi kita harus mencari Tuhan lewat membaca kitab Tuhan. Kalau kita belum mengerti dibacalah kembali, dan suatu saat Tuhan akan memberikan pengertian apa maksud ayat tersebut. Tuhan melihat dan menghargai orang yang mencari Dia lewat alkitab. Alkitab perlu menjadi bagian hidup kita dalam mencari Tuhan. Semakin banyak kita membaca alkitab semakin baik.

2.  MENCARI TUHAN DENGAN BERKUMPUL, BERDOA DAN PUASA. 2 Tawarih 20:1-4,15.
Ada 3 bangsa yang sedang mengepung bangsa Yehuda, pasukannya mungkin ratusan ribu orang. Tetapi Yosafat percaya kepada Tuhan dan mencari Dia. Dalam pencobaan yang besar ini, dia mengajak seluruh orang Yehuda berdoa dan berpuasa.
Ini juga menjadi contoh bagi kita apabila mengalami pencobaan yang berat, Tuhan sedang mengajar kita untuk mencari Dia lebih sungguh lagi. Kita harus lebih banyak bedoa dan membaca alkitab, kalau bisa berpuasa. Inilah kunci untuk menang yaitu mencari Tuhan dengan berdoa dan puasa.

Dalam ayat 15 Tuhan katakan untuk maju sebab Dia yang akan berperang bukan mereka. Inilah pentingnya kita mencari Tuhan supaya bisa bertahan dan kalaupun pencobaan berat, tantangan begitu besar dan musuh menghadang kita, Tuhan yang akan berperang bagi kita. Percobaan inilah yang membuat seorang raja mengumpulkan rakyat nya untuk berdoa dan berpuasa. Gereja yang tidak pernah berdoa adalah gereja yang kalah. Para pelayan dalam setiap pelayanan harus berdoa supaya urapan Roh Kudus datang.

Semua manusia ingin hidup, berapapun nantinya umur yang diberikan Tuhan, apakah 70 atau 80 tahun. Dan kalau mau hidup itu harus menang. Oleh karena itu, orang yang mencari Tuhan akan hidup dan menang.
Saat ini banyak gereja-gereja yang bertumbuh karena berdoa. Pada tahun 90an, gereja-gereja yang ada di Korea mengalami pertumbuhan yang luar biasa. Menurut sebuah survei yang dilakukan oleh sebuah gereja di Amerika, satu orang jemaat di Korea itu berdoa 3 jam sehari, bahkan ada yang berpuasa 3 hari dan mereka mengambil cuti untuk hal ini. Setiap gereja memiliki bukit doa, dan setiap hari dipenuhi dengan orang-orang yang rindu berdoa.
Mari kita usahakan punya waktu untuk berdoa, maka kita akan menang. Tuhan mau kita gereja mengalami kemenangan yang besar.

3.  MENCARI TUHAN DENGAN NYANYIAN SUKACITA DAN NYANYIAN PUJIAN. Mazmur 40:4,17.
Tuhan memberikan nyanyian baru kepada kita. Dan pengaruh pujian membuat orang menjadi percaya kepada Tuhan. Kita harus beribadah dengan gembira dan sukacita. Banyak kesaksian orang ketika memuji dan menyembah Tuhan sakitnya hilang, belum didoakan sudah sembuh.

Dalam 2 Tawarikh 20:18,19 mencatat: Lalu berlututlah Yosafat dengan mukanya ke tanah. Seluruh Yehuda dan penduduk Yerusalem pun sujud di hadapan TUHAN dan menyembah kepada-Nya. Kemudian orang Lewi dari bani Kehat dan bani Korah bangkit berdiri untuk menyanyikan puji-pujian bagi TUHAN, Allah Israel, dengan suara yang sangat nyaring. Mereka berrlutut dan menyembah sambil menyanyi dengan suara nyaring. Mari kita menyanyi dengan gembira, dengan suara nyaring sebagai pujian kita kepada Tuhan. Dan kita harus selalu mengatakan: Tuhan itu besar.

Pada saat kita memuji dan menyembah Tuhan itu adalah saat terindah dalam hidup kita. Tuhan tidak bisa menyembah dirinya sendiri dan hanya dari kitalah yaitu jemaat, gereja yang bisa memberikan pujian dan penyembahan itu.
Kalau kita melakukan hal-hal ini, alkitab katakan kita menang, tidak kalah. Kita pasti berhasil, tidak mungkin gagal. Keluarga kita akan berbahagia, anak-anak kita akan memiliki masa depan yang luar biasa. Kalau kita bertumbuh singguh-sungguh menjadi umat yang mencari Tuhan, maka Tuhan akan melipat gandakan jemaat di tempat ini, dan kita akan menjadi orang yang menang. Haleluyah!

Ringkasan Khotbah Pdt. M D Wakkary, Minggu 7 Agustus 2016 (Ibadah Raya ll) (DK)

Share