Bagaimana Merencanakan Kesuksesan

BAGAIMANA MERENCANAKAN KESUKSESAN
Ayat Pokok:
Oleh: Pdt. Daniel Soemarjanto, Lippo Cikarang


Memasuki 2015 ini tentunya kita semua ingin sukses di segala area kehidupan kita.  Di dalam Alkitab tentunya Yesus adalah orang yang paling sukses dalam hidup-Nya. Sesudah Yesus, saya rasa Paulus-lah orangnya yang memiliki dampak besar bagi pertumbuhan gereja.

Dalam Filipi 3 Paulus menuliskan autobiography-nya. Dalam 11 ayat pertama dia menyampaikan tentang masa lalunya. Kemudian dia beralih untuk menceritakan tentang masa kini dan masa depannya. Dalam ayat 17 Paulus mendorong kita untuk mengikuti teladannya:
Saudara-saudara, ikutilah teladanku dan perhatikanlah mereka, yang hidup sama seperti kami yang menjadi teladanmu.

Teladan apa yang Paulus maksud? Ternyata hidup Paulus ada polanya :

1.    Evaluasi: Hadapi Kesalahan.

Filipi 3:12,13 Bukan seolah-olah aku telah memperoleh hal ini atau telah sempurna...

Pada saat itu Paulus sudah di usia tua. Melihat prestasinya, bisa saja dia merasa “sudah sempurna.” Dia menulis sebagian besar Kitab yang ada dalam Perjanjian Baru. Dia seorang diri melebarkan pengaruh Injil di seluruh kerajaan Romawi. Pengaruh Paulus mendunia. Tapi Paulus merasa dirinya belum sempurna –dia masih perlu mengembangkan diri, bertumbuh, ekspansi dan belajar.

Inilah titik awal kesuksesan:  hadapi kesalahan-kesalahan saudara, jujur dan evaluasi diri saudara!

2.    Eliminasi: Lepaskan Masa Lalu.

Filipi 3: 13 ...aku melupakan apa yang telah di belakangku ....

Paulus menyadari bahwa untuk menggenapi takdir ilahinya maka dia tidak bisa fokus pada masa lalu. Senjata favoritnya setan adalah melumpuhkan kita dengan masa lalu dan memanipulasi memori kita. Masa lalu sudah berlalu, Let It Go! –eliminasi, lepaskan!

3.    Konsentrasi: Fokus Ke Masa Depan.

Filipi 3:13  ... mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku,

Dalam hidup ini tidak ada yang lebih memberikan pahala daripada hidup menyenangkan Tuhan. Paulus ingin di akhir hidupnya dia mendengar Yesus berkata, “Baik sekali perbuatanmu itu, hai hamba-Ku yang baik dan setia!” Kita juga perlu hidup dengan konsentrasi seperti itu.

4.    Determinasi: Berjuang sampai finish.

Filipi 3:12 ... aku mengejarnya, kalau-kalau aku dapat juga menangkapnya, karena akupun telah ditangkap oleh Kristus Yesus.

Kata “mengejar” ini memiliki pengertian, “Saya meregangkan diri –saya mengejarnya dengan segala yang saya punya.” Orang-orang besar dalam hidup ini adalah orang-orang biasa yang punya determinasi besar! Mereka tidak tahu bagaimana caranya untuk menyerah.


Patron Paulus untuk sukses: Evaluasi, Eliminasi, Konsentrasi, Determinasi!


Share