Tujuan Merayakan Natal

TUJUAN MERAYAKAN NATAL
Ayat Pokok: Luk 2:8-10
Oleh: Pdt. Daniel Soemarjanto, Lippo Cikarang

Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam. Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangat ketakutan. Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar  untuk seluruh bangsa: 

Tujuan pertama Natal adalah untuk perayaan. Natal itu berarti pesta. Natal membawa kabar baik kesukaan besar bagi saudara. Natal itu sebenarnya pesta ulang tahun. 

Pada saat Natal ada lebih banyak pesta dibanding saat-saat lain sepanjang tahun. Sayang ironisnya yang harusnya menjadi pusat pesta sering kali justru tidak diundang. Natal adalah pesta ulang tahun untuk Yesus. itu sebabnya kita mengucapkan “Selamat Natal.” Mungkin saudara terkejut, tapi Tuhan sebenarnya suka pesta. Alkitab mengatakan para malaikat bikin pesta setiap kali ada satu orang percaya kepada Yesus! 

Mengapa Natal itu suatu pesta? Malaikat mengatakan, “aku memberitakan kepadamu kesukaan besar (good news of great joy).” Kabar baik apa?

Ada tiga kabar baik dalam Natal. Inilah alasan mengapa kita merayakannya. Waktu Tuhan mengutus Yesus ke dalam dunia, ada pesan yang Dia sampaikan : 

     ·        Tuhan MENGASIHI kita!

Ayat paling terkenal dalam Alkitab : Yohanes 3:16Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Inilah kabar baiknya. Tuhan begitu mengasihi dunia ini. Itu sebabnya mengapa Dia mengutus Yesus. Yesus diutus dengan pesan kasih. Natal seolah-olah Tuhan sementara berkata kepada saudara, “I love you.” 

     ·        Tuhan MENYERTAI kita!

Alkitab mengatakan Yesus dipanggil Immanuel, artinya “Allah menyertai kita” (Mat.1:23). Alkitab mengatakan dalam Ibrani 13:5 ..."Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau." Berapa kali saudara ditinggalkan? Saya bersimpati. Tapi Tuhan tidak akan pernah meninggalkan saudara!

     ·        Tuhan DI PIHAK kita!

Tuhan ada di pihak saudara. Dia ingin saudara menang. Dia ingin saudara sukses. Bahkan Yesus mengatakan dalam Yohanes 3:17Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia. Banyak orang takut kepada Tuhan karena mereka merasa bersalah. Rasa bersalah memisahkan kita dari Tuhan. Tetapi Alkitab mengatakan bahwa Dia datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya. Kalau Tuhan di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?

 Inilah tujuan mengapa kita merayakan  Natal.  Natal adalah kabar baik kesukaan besar. Tuhan mengatakan, “Aku mengasihimu, Aku menyertaimu, Aku di pihakmu.”

                                                              --&&--

Share