Pinggang

Nov 01 2012

Ayat Pokok: Yehezkiel 47:4               
Oleh: Pdt. A.H. Mandey

Dalam Yohanes 3:3 dikatakan bahwa bila seseorang tidak dilahirkan kembali maka ia tidak dapat melihat kerajaan Allah. Dilahirkan kembali dalam bahasa aslinya berarti “dilahirkan dari atas” (= sorga).  Orang yang dilahirkan kembali adalah orang yang menerima Yesus. Yohanes 1:12 mengatakan bahwa bila seseorang menerima Yesus maka ia menjadi anak-anak Allah. Jadi untuk menjadi anak-anak Allah harus menerima Yesus dan percaya pada Yesus. “... tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan” (Kisah Para Rasul 4:12).

Jadi hanya ada satu nama yang dapat memberikan keselamatan, yaitu Yesus, yang adalah Firman yang tinggal di antara umatNya (Yohanes 1:1). Menjadi anak Allah artinya hidupnya dipimpin (= berjalan) dalam Roh Allah (Roma 8:14).

Lutut

Nov 01 2012

Ayat Pokok: Yehezkiel 47:4               
Oleh: Pdt. A.H. Mandey

Yehezkiel 47 berbicara tentang sesuatu yang dilihat oleh nabi Yehezkiel; mempunyai kegenapan waktu di belakang hari. Inilah yang disebut hari kiamat. Yehezkiel melihat suatu bangunan yang disebut Bait Suci (Rumah Allah). Tuhan mau Bait Suci menjadi tempat ibadah yang suci. Air yang keluar dari bawah ambang pintu Bait Suci adalah suci. Air itu membersihkan semua yang kotor.

Timur berbicara tentang sorga (Yehezkiel 43:1-7). Pada hari kiamat orang-orang yang percaya pada Yesus akan bangkit dan diangkat ke sorga. Dalam Matius 24 diceritakan tentang Yesus yang setelah dewasa dibaptis dalam air dan dipenuhi dengan Roh Kudus, mengajar tentang firman Allah. Kemudian Yesus mati, dikubur dan bangkit. Batu yang menutup kubur Yesus terguling. Ini merupakan bukti bahwa ada kuasa dalam Yesus. Mengapa Yesus mati disalib? Yaitu untuk menyelamatkan kita.

Pergelangan Kaki

Nov 01 2012

Ayat Pokok: Yehezkiel 47:1             
Oleh: Pdt. A.H. Mandey

Tugas nabi Yehezkiel adalah merombak, menghancurkan dulu, baru kemudian membangun. Allah marah kepada bangsa Israel karena telah memberontak terhadap Allah. Ketentuan Tuhan selama enam tahun tanah boleh dikerjakan, tetapi pada tahun ke tujuh harus beristirahat. Namun mereka melanggar, pada tahun ke tujuh mereka tidak memberi sabat pada tanah itu (Yehezkiel 2). Akibatnya mereka dihukum; dibuang ke Babel selama 70 tahun. Ttujuan Allah menghukum adalah supaya bertobat.

“Kemudian Ia membawa aku kembali ke pintu Bait Suci, dan sungguh, ada air keluar dari bawah ambang pintu Bait Suci itu dan mengalir menuju ke timur; sebab Bait Suci juga menghadap ke timur; ......” (Yehezkiel 47:1). Sebab sama seperti kilat memancar dari timur (Matius 24:27) ke barat, demikianlah kedatangan Yesus. Bila seseorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah. Jadi timur berbicara tentang sorga (Yehezkiel 43:1-7). Siapakah orang yang memegang tali pengukur itu (ayat 6)? Kita akan diukur apakah sudah sesuai dengan ukuran Allah (Efesus 4).