Garam Dunia 2

GARAM DUNIA 2
Ayat Pokok: Matius 5:13
Oleh: Pdt. A.H. Mandey
 

Dengan takaran yang pas, garam bisa menjadikan masakan sedap untuk dinikmati.  Itu sebabnya, garam dibutuhkan setiap orang – tanpa memandang kelas dan status sosial.  Tuhan Yesus berkata, saudara dan saya adalah garam dunia!  Namun, jika garam berubah menjadi tawar, ia tak lagi berguna; ia akan dibuang dan diinjak-injak orang!

 

Kasih Allah

Allah sangat mengasihi manusia.  Namun membenci dosa.  Upah dosa ialah maut.  Maka, saat mendengar begitu “banyak keluh kesah orang tentang Sodom dan Gomora, dan sesungguhnya sangat berat dosanya,” Allah murka.  Hendak dibinasakanNya seluruh penduduk kota Sodom dan Gomora!

Namun, ketika disampaikanNya niatNya kepada Abraham, dan Abraham datang mendekat dan mulai bertanya, “Apakah Engkau akan melenyapkan orang benar bersama-sama dengan orang fasik?“ hati Allah melunak.

Dan ‘tawar-menawar’ pun dimulai - “Bagaimana sekiranya ada lima puluh orang benar dalam kota itu?  Apakah Engkau akan melenyapkan tempat itu dan tidakkah Engkau mengampuninya karena kelima puluh orang benar yang ada di dalamnya itu?  Jauhlah kiranya dari pada-Mu untuk berbuat demikian, membunuh orang benar bersama-sama dengan orang fasik, sehingga orang benar itu seolah-olah sama dengan orang fasik!  Jauhlah kiranya yang demikian dari pada-Mu!  Masakan Hakim segenap bumi tidak menghukum dengan adil?”

Abraham memberanikan diri dan terus berupaya meredam kemarahan Allah sampai pada tawaran terakhir:  ‘sekiranya ada sepuluh orang benar di sana, akankah Tuhan memusnahkan kota itu?’  JawabNya, “Aku tidak akan memusnahkannya karena yang sepuluh itu” – Kejadian 18:16-33.

Namun kita tahu akhir kisah Sodom dan Gomora.  Ternyata bahkan 10 orang benar saja tidak ada di sana!  Tak ada 10 garam dunia yang harusnya bisa meluputkan kedua kota itu dari murka Allah!

Garam Dunia

Dunia sangat membutuhkan garam.  Saudara dan sayalah garam yang dibutuhkan dunia yang – sama seperti Sodom dan Gomora di masa silam – “sesungguhnya sangat berat dosanya”!

Kalau saja ada 10 orang benar di Sodom dan Gomora waktu itu, Allah tidak akan membinasakan kedua kota itu. 
Pertanyaannya sekarang, adakah cukup garam bagi sekitar tujuh milyar penduduk dunia saat ini?  Atau, jangan-jangan garam telah menjadi tawar?  Kita tahu apa yang akan terjadi dengan garam yang tidak lagi asin: dibuang dan diinjak-injak!

Tuhan kiranya tolong, saudara dan saya tetap asin; tetap memelihara hubungan yang intim dengan Dia; tetap semangat melayani; tetap berdoa bagi keselamatan dunia.  “Kamu adalah garam dunia!”  Tuhan Yesus memberkati saudara! 

 

 

Share