Melihat

Ayat Pokok: Yehezkiel 47:5-6               
Oleh: Pdt. A.H. Mandey

Ayub 11: 13-17 menceritakan tentang kondisi Ayub yang sedang menderita sakit penyakit, istri mengutukinya, anak-anak meninggal dunia, kawan-kawan meninggalkannya karena pada saat itu Ayub sudah jatuh miskin.

Mereka semua mempersalahkan Ayub dan mengatakan bahwa dia sudah berdosa. Tetapi Tuhan menyatakan Ayub sebagai orang yang tidak bersalah, orang yang jujur (ayat 8-9). Surat Tesalonika berkata, “Jauhkan dirimu dari segala sesuatu yang jahat.” Sekalipun kita mempunyai dosa/kesalahan/cela/kekurangan, bisa dianggap angin, lewat sama sekali sehingga kita berani melihat tantangan-tantangan apapun juga karena kita tahu Tuhan sudah bersihkan kita dari segala dosa seperti air yang sudah berlalu. “Sejauh timur dari barat, demikianlah Tuhan sudah membuang dosa kita.” Sehitam-hitamnya dosa kita, Tuhan dapat mengampuni dan menyucikan kembali (Roma 6). Seorang wanita yang berbuat zinah, Tuhan ampuni. Namun Tuhan berpesan, “Pergilah, dosamu sudah diampuni dan jangan berbuat dosa lagi” (Ayub 1:14).

“Kehidupanmu akan menjadi lebih cemerlang daripada siang hari, ...” (ayat 17). “Tetapi jalan orang benar itu seperti cahaya fajar, yang kian bertambah terang sampai rembang tengah hari” (Amsal 4:18). Terang yang paling hebat adalah terang matahari, sangat panas sehingga tidak ada seorang pun yang dapat masuk ke sana. 1 Timotius 6:15-16 katakan bahwa Dia bersemayam dalam terang yang tidak terhampiri. Jadi terang yang paling hebat itu adalah Dia.

Pada suatu hari kita akan diubah dalam sekejap mata menjadi seperti Tuhan Yesus -> berbicara tentang kesempurnaan orang-orang yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus, artinya gereja menjadi sempurna, tidak ada cacat cela (Efesus 5).

“Air itu sudah meninggi sehingga orang dapat berenang, ...” (Yehezkiel 47:5) -> “meninggi” menunjukkan ada kekuatan dalam air itu  air = Roh Kudus  Roh Kudus mempunyai kuasa.

Roh Kudus akan tinggal di dalam kita dan akan terus bertambah-tambah sampai dua kali ganda -> bicara tentang akhir jaman dimana Tuhan akan mencurahkan hujan awal dan hujan akhir.

“... Sudahkah engkau lihat, ... ?” (ayat 6)
Kata melihat dalam bhs aslinya berarti melihat dengan teliti, melihat untuk mengerti, melihat dengan memperhatikan baik-baik, mengalami, merasakan. Perjalanan dengan Tuhan mulai dari awal sampai mencapai tujuan merupakan pengalaman yang manis. Tuhan ampuni dosa kita, Tuhan sembuhkan pada waktu kita sakit, Tuhan cukupkan pada waktu kita kekurangan. Jadi anak Tuhan kita harus lihat apa yang Tuhan buat, lihat apa yang terjadi, lihat mujizat-mujizat yang Tuhan kerjakan, lihat rencana Tuhan buat akhir jaman.

Tuhan mau kita mempunyai pengalaman yang istimewa pada waktu air sudah meninggi. Oleh karena itu suratan Korintus berkata, “Apa yang mata belum pernah melihat, apa yang telinga belum pernah dengar, apa yang belum pernah timbul dalam pikiran manusia, itulah yang Tuhan berikan kepada orang yang mengasihi Dia.” Upah bagi orang yang tetap berjalan dalam jalan Allah adalah kesenangan yang luar biasa.

Apakah dosa itu? 1 Yohanes 2:15-16 katakan: 1) keinginan daging, 2) keinginan mata, 3) keangkuhan hidup. “Kalau aku bersalah, .... aku takkan berani mengangkat kepalaku, ...” (Ayub 10:15). Tetapi kasih Tuhan sungguh besar, Dia masih mau menolong. Yesus digambarkan seperti singa dari Yehuda yang melepaskan kita dari dosa dan kesalahan. Bagi orang percaya bisa tidur dengan tenang. Apapun yang terjadi, masih ada harapan bagi orang percaya. Rasakan dan alami yang terbaik dari yang Tuhan berikan kepada kita. Tuhan Yesus memberkati.

Share