Catatan Kecil Tentang Pelatihan E-Sword di Jakarta

Catatan Kecil Tentang Pelatihan E-Sword di Jakarta

Dari Cyberworld ke Realworld
Briefing 19 November 2008 malam hari
Saya dan suami datang agak telat, karena mesti muter2 cari lokasi. Beberapa kali bertanya kepada penduduk setempat dimanakah gedung AMS itu? Tidak ada yang tahu. Akhirnya berbekal petunjuk dari Om Djoko sampailah kami di gedung AMS Jl Sangaji Jakarta.



Ketika masuk ke ruangan, sudah ada Om Lius, Tante Swanda, Bro Wira, Bro Budy, Om Djoko. Kehangatan kasih langsung terasa di sana. Apalagi Tante Swanda, keramahan dan keramaian (hihii seru deh) beliau segera mencairkan kecanggungan saya pribadi. (saya sebenarnya sulit untuk berkumpul dengan orang2 baru lho dan kalau sampai malam itu saya begitu enjoy..itu karena adanya kasih TUHAN yang begitu hangat terasa diantara kita).

Menyusul kemudian Ike (Ini juga kali pertama saya ketemu dengannya, walaupun kami sering chating) ternyata setelah ketemu langsung..Ike lebih rame dari bahasa tulis (bawel malah). Tak lama berselang, pasangannya datang (Our Hot Couple) Standly.

Sebelum Om Hengky datang bersama Om Abed dan Om (siapa ya?) Tante Swanda sudah berinisiatip untuk memesan makan malam. Menunya : Nasgor ikan Asin, Nasgor Seafood, Kwetiau goreng, Capcay (bener gak nih nulisnya?). Ketambahan menu dari Om Hengky Otak-Otak makasar yang Mak Nyusss bener.

Jadi, biarpun Jakarta hujan deras malam itu, Perut kami hangat dengan menu yang disiapkan. Dan hati kami hangat dengan kasih yang nyata-nyata terasa.



Sebelum Pembagian tugas dan Briefing, Om Hengky membawakan renungan tentang perlunya Motivasi yang Murni bagi para pelayan (7 Kaki dian dari emas) Untuk mengingatkan kita, kalau pelayanan e-sword ini berjalan, itu semata-mata oleh karena Tuhan, dan hanya untuk kemuliaanNYA saja.
Briefing tentang program E-Sword pun berjalan, sayang sekali, karena sudah hampir tengah malam saya dan suami pamit duluan (maaf yaaa…) 

Hari H, E-Sword 20 November 2008
Hari yang dinanti pun tiba, panitia sudah datang duluan dan segera menginstal computer dan laptop yang tersedia, agar supaya para peserta bisa langsung belajar. Ketika jam mulai memasuki angka 11.00, peserta sudah mulai berdatangan untuk regristasi. Dan teng pukul 12.00 pelatihan pun dimulai dengan instruktur tunggal kita Bro Hengky.
Gelombang pertama, peminatnya begitu banyak sehingga rata-rata 1 komputer digunakan oleh 2-3 orang peserta (ini hasil ngintip sebentar, maaf kalo salah). 



Ada kejadian yang membuat jantung panitia berdegup kencang. Masalah Listrik. Beberapa menit pertama ketika pelatihan dilaksanakan drop melulu. Ditambah lagi ada peserta yang marah2 karena dipikirnya tidak dapat tempat duduk. (hiiyy..seram) . Puji Tuhan oleh kemurahanNYA semua bisa diatasi dengan baik.
Gelombang berikutnya (Gelombang 2 dan 3), meskipun banyak juga peserta yang mengikuti pelatihan, tapi tidak sepenuh gelombang pertama (tentang data akurat : hub sis Ike ya).

Tante Swanda sangat perhatian dengan kesejahteraan masyarakat. Tidak ada di antara kami yang kelaparan. Ada saja asupan bergizi yang beliau suguhkan : Nasi Begana, Nasi Bali, Bakso, Ring Master, Kopi..dll.. Tidak ada yang masuk angin karena kelaparan heheheee…Tengkyu ya Tante…GBU.
Oleh kemurahan Tuhan, E-Sword berjalan lancar. Saya melihat semangat belajar yang luar biasa dalam diri para peserta baik yang sudah sepuh (senior) ataupun yang masih muda-muda. Mudah-mudahan ini merupakan pertanda akan haus dan lapar terhadap FT ya? Amin.

Berhubung suami mesti ikut persiapan acara Natal di Gereja, maka kami hanya menyelesaikan tugas sampai dengan selesainya pendaftaran ulang peserta di gelombang 3. Kendati demikian kesempatan pelayanan ini menyulut kembali semangat saya untuk lebih giat melayani TUHAN.


Syukur pada Tuhan, kalau DIA telah memberikan kesempatan bagi saya pribadi untuk bertemu orang-orang yang all out, gila-gilaan, habis-habisan untuk TUHAN. Terima Kasih Tuhan, untuk kesempatan bertemu dengan :
- Om Hengky : yang fullday jadi instruktur (biar wajah dan tubuh lelah, tapi semangat tetap membara)
- Om Djoko : yang repot sekali ngurus macem macem (kaos, brosur, banner, dll)
- Bro Wira dan Budy : yang ahli ngutak-ngatik Komputer
- Bro Standly yang : ikut ngebantuin peserta
- Om Abed : yang sudah nyiapin mobil, dana, dll
- Bro Ishak : yang sudah jadi bendahara yang baik
- Sis Ike : yang baik, ramah, cekatan dalam menjalankan tugas kesekretariatan
- T. Swanda : wow keren deh pokoknya (kalo ga ada Tante, kelaperan deh kita!)
- Om Lius : yang begitu hangat dan ringan tangan membantu pendaftaran dan penjualan kaos. Juga piranti computer (beliau bukan hanya bawa laptop, tapi bawa printer dan kertas lho) yang beliau siapkan dari rumah, sangat membantu persiapan2 panitia. 

Mudah-mudahan catatan saya tidak terlalu panjang ya. Dan kalo ada yang salah boleh direvisi lho. Namanya juga catatan harian, jadi Cuma berdasarkan pengamatan saja.

Be Sociable, Share!
 
 
Pelatihan di SAB Cianjur Oktober 2008
 
 
 
 
 
 
Pelatihan di Semarang Juli 2009
 

Pelatihan di Makassar 2006
 
Share