Hiper Kooperativisme

Hiper Kooperativisme: Kerjasama Yang  Menghalangi Penginjilan

 

Kita hidup di zaman dimana  kerjasama gereja, baik formal maupun informal, dianggap sebagai satu hal yang bernilai tinggi. Bekerja sama menjadi sesuatu yang “populer” pada hari-hari ini, bahayanya hiper-kooperativisme terus meningkat.

 

Kerja sama antar gereja sangat berguna untuk kegiatan-kegiatan aksi sosial, seperti memberikan bantuan kepada korban gempa bumi atau bencana kelaparan, untuk mensponsori seminari teologi, dan untuk meningkatkan hubungan baik di antara para pelayan.

 

Kerjasama gereja adalah satu hal yang baik. Hiper-kooperativisme terjadi ketika  dilakukan usaha kerja sama untuk tujuan yang tidak bijaksana. Dalam situasi tertentu, hal itu justru menjadi sumber ke-tidak-produktif-an.

 

 

Setidaknya selama tiga dekade, di kalangan Injili ada suatu keyakinan   bahwa salah satu cara untuk menginjil yang lebih efektif adalah dengan cara bekerja sama antar denominasi gereja pada tingkat lokal atau regional. Menurut penelitian yang dilakukan sampai saat ini, semakin gereja-gereja bekerja sama secara interdenominasi dalam penginjilan  semakin kurang efektif penginjilan yang mereka lakukan.

 

Penelitian mengungkapkan bahwa hiper-kooperativisme atau kerjasama yang terlalu berlebihan seringkali justru mengurangi efektivitas penginjilan, bahkan cenderung untuk melemahkan fokus akan  gereja lokal.

 

Usaha-usaha penginjilan yang melibatkan gereja-gereja dari hanya satu denominasi saja mungkin lebih efektif daripada upaya penginjilan yang dilakukan secara interdenominasi, namun yang paling  efektif diantara semua itu adalah penginjilan oleh gereja lokal.  

 

Seharusnya semua penginjilan berpatokan pada terjandinya pertumbuhan gereja.

 

Terjemahan bebas “Hyper-Cooperativism: When Unity Hinders Evangelism” by Dr. C. Peter Wagner.

Dr. C. Peter Wagner selama 30 tahun menjadi Professor Pertumbuhan Gereja di Fuller Theologicar Seminary (1971-2001). Dia juga adalah president Global Harvesst Ministries (1993-2011). Chancellor emiritus Wagner Leadershp Institue. Vice president Global Spheres, Inc. Beliau telah menulis lebih dari 70 buku.

kiriman: Pdt. Daniel Martono

 

Share